facebook twitter rss

DIVERSIFIKASI PANGAN: Bonggol Pisang Pun Dijadikan Abon

Saeno Senin, 09/07/2012 11:30 WIB
Ilustrasi/Antara/Asep Fathulrahman
Asep Fathulrahman
Ilustrasi/Antara
Newswire LEBAK -- Upaya mengurangi ketergantungan konsumsi pangan mendorong masyarakat untuk lebih kreatif. Di Banten, upaya itu diwujudkan dalam pengolahan berbagai produk makanan berbasis pisang. Itu misalnya dilakukan usaha kecil dan menengah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, yang mengembangkan diversifikasi produk pisang. "Kami mengembangkan diversifikasi produk pisang itu bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada," kata Agus Suharyadi, pendamping UKM Cibeber saat ditemui pada pameran Pasar Rakyat di Rangkasbitung, Senin (9/7). Ia mengatakan aneka makanan diversifikasi olahan produk pisang antara lain abon bonggol pisang, semprong pisang, stik tepung pisang, keripik bonggol pisang, dan dodol dari kulit pisang. Saat ini, permintaan produk makanan olahan pisang cukup tinggi, karena rasanya beraroma, enak dan gurih. Bahkan, permintaan juga datang dari luar Kabupaten Lebak, seperti Jakarta, serta Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat. Produk pisang memiliki karbohidrat, nutrisi, mineral dan kandungan seratnya dapat memenuhi persyaratan sebagai komoditi pangan. Karena itu, kata dia, aneka makanan olahan ini bisa dijadikan makanan alternatif, selain konsumsi beras. Sementara itu, Imam Baskoro seorang mahasiswa UGM mengatakan bahwa kegiatan itu untuk mendorong pembangunan desa-desa dampingan melalui pengembangan sistem produk nirlimbah dalam kompleks industri kecil menuju kemandirian energi, pangan dan ekonomi. "Kami memberdayakan masyarakat Cibeber agar mereka mampu mengembangkan ekonomi berbasis sumber daya lokal dengan memanfaatkan bahan baku pisang," katanya. (Antara/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR