facebook twitter rss

HAK SIAR PIALA DUNIA 2014 Dianggap Kemahalan

Linda Tangdialla Senin, 09/07/2012 16:05 WIB
Muhammad Kholikul Alim, Christine Franciska JAKARTA: Harga jual hak siar Piala Dunia 2014 yang diajukan oleh Visi Media Asia dianggap kemahalan oleh MNC Skyvision.   Direktur Utama PT MNC Skyvision Rudy Tanoesoedibjo mengatakan perseroan tidak akan mengambil hak siar Piala Dunia 2014 jika harga yang ditawarkan terlampaui tinggi. “Harganya kemahalan, tidak bagus untuk televisi berbayar,” katanya selepas pencatatan saham perdana MNC Skyvision, hari ini (9/7). MNC adalah bagian dari grup media milik pengusaha nasional dan politikus Hary Tanoesoedibjo, sedangkan Visi Media Asia adalah anak perusahaan dari grup media  milik pengusaha dan politikus Aburizal Bakrie. Sayangnya, Rudy enggan menyebut berapa harga wajar untuk hak siar tersebut. "Itu tidak bisa kami disclose,” tuturnya. Seperti diketahui, Visi Media Asia mendapatkan hak siar Piala Dunia 2014 dari PT Inter Sports Marketing dan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Perseroan berniat menjual kembali hak siar kepada televisi berbayar dan tetap menyiarkannya di dua stasiun televisi reguler milik perseroan yakni AnTV dan TvOne. Setelah mendapatkan hak siar tersebut, 3 anak perusahaan Visi Media yakni ANTV, tvOne, dan PT Digital Media Asia diharuskan membayar biaya total sebesar US$61,5 juta. Biaya tersebut a.l digunakan untuk rights fee sebesar US$54,1 juta, biaya persiapan, negosiasi, dan eksekusi license agreement senilai US$4,44 juta dan biaya konsultasi sebesar US$3 juta. (JIBI/yus/hl)

Editor: Linda Tangdialla

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR