facebook twitter rss

HARRY TANOESOEDIBJO: Metro TV Dibeli MNC?

Nancy Junita Jum'at, 09/11/2012 18:35 WIB
Harry Tanoesoedibjo/Antara
Antara
Harry Tanoesoedibjo

Lahyanto Nadie

JAKARTA— Harry Tanoesoedibjo dikabarkan semakin mengusai jaringan media massa di Tanah Air.

Pemilik MNC Group ini dikabarkan membeli saham Metro TV. Jika ini benar, maka ini akan menambah panjang media elektronik yang dimiliki Harry.

Sejauh ini MNC Group memiliki jaringan media televisi, radio dan media cetak, serta online.

Sumber Bisnis menyebutkan bahwa telah ada kesepakatan antara Harry Tanoe dan Surya Paloh, pemilik Metro TV di bawah bendera Media Indonesia Group, dalam jual beli saham televisi yang fokus dalam program berita tersebut.

Namun,  pada Kamis (8/10)  malam, keduanya belum berhasil dikonfirmasi.

Sumber di Kelompok Media Indonesia membantah kabar itu. "Isu lama itu. Nggak betul," katanya.

Harry adalah pengusaha yang lahir di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada 26 September 1965. Jebolan Carleton University, Ottawa, Kanada itu mulai bersinar ketika berbisnis di pasar modal melalui Grup PT Bhakti Investama. Setelah menguasai Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), ia makin fokus di bisnis media.

Adapun Surya Dharma Paloh lahir di Kutaraja, Banda Aceh, Aceh, 16 Juli 1951; adalah pengusaha pers dan pimpinan Media Group yang memiliki harian Media Indonesia, Lampung Post, dan stasiun televisi Metro TV.

Lahir dari pasangan Daud Paloh dan Nursiah Paloh, Surya Paloh bersama dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X mencetuskan pendirian Nasional Demokrat. Harry kemudian bergabung dengan Partai Nasdem sebagai Ketua Dewan Pakar. (JIBI/nj)

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR