facebook twitter rss

HARGA BBM NAIK: Mulai Kapan Ya?

Andhika Anggoro Jum'at, 12/04/2013 16:58 WIB
Kelangkaan premium/Andi Rambe
Andi Rambe
Kelangkaan premium

Sutan Eries Adlin

HARGA BBM NAIK: Mulai Kapan Ya?

KABAR24.COM-- Pemerintah hampir pasti ‘menaikkan’ harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat. Sinyal tersebut sudah disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik.

Kapan waktu pastinya? Pertanyaan itulah yang masih belum bisa diterawang jawabannya. Kapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui keputusan menaikkan harga BBM masih tanda-tanya.

Teman yang biasa meliput di Istana berkata hari ini ada rapat di Istana Presiden Cipanas. “Rapatnya tertutup bang. Sepertinya membahas kenaikan harga BBM.”

Sumber Kabar24 juga menyebut pertemuan di Istana Cipanas adalah dalam rangka membahas rencana ‘kenaikan’ harga BBM dalam waktu dekat. "Pagi-pagi saya rapat di Istana  Cipanas."

"Kapan waktunya masih dibahas dan pada saatnya akan diumumkan Presiden," kata Jero Wacik seperti ditulis Antara.

Yang jadi persoalan, apakah SBY berani ‘menaikkan’ harga BBM sebelum tanggal 1 Mei. Kenapa ukurannya harus awal Maret karena pada tanggal itu kita tahu ada Hari Buruh Internasional yang sering dikenal dengan May Day.

Pada May Day, seperti tahun-tahun sebelumnya, buruh dipastikan akan turun ke jalan dengan berbagai tuntutan. Jumlah pekerja yang berunjuk rasa bisa mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia.

Kalau memang pemerintah ‘menaikkan’ harga BBM sebelum tanggal 1 Mei, berarti risiko yang muncul adalah kemungkinan dua demo besar akan bertemu pada satu waktu 1 Mei.

Memang pemerintah akan menyebut bahwa kenaikan harga BBM hanya untuk mobil pribadi dan tidak termasuk angkutan umum dan sepeda motor—yang lebih pas untuk disebut masyarakat bawah. Namun, apapun penjelasannya, andai BBM naik pastilah muncul penolakan dalam bentuk unjuk rasa. Berani kah SBY?

Dispenser SPBU

Menurut dia, pemerintah tidak akan mengambil opsi kenaikan harga BBM bagi semua kendaraan atau pembuatan premium dengan angka oktan 90.

"Pembuatan premium jenis baru akan sulit pelaksanaannya," katanya.

Jero mengatakan prinsipnya pemerintah akan mengurangi subsidi khusus bagi mobil pribadi dengan cara menaikkan harga BBM-nya.

Kendaraan jenis sepeda motor dan angkutan umum dan barang tetap memperoleh subsidi penuh atau harga BBM tetap Rp4.500 per liter.

Jero juga mengatakan nantinya ada dispenser stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang khusus melayani mobil pribadi.

"Jadi, nanti ada dua harga premium di SPBU (yakni untuk mobil pribadi dan jenis lainnya seperti sepeda motor, angkutan umum dan barang)," katanya.

Menurut dia, dalam beberapa hari ke depan, pemerintah akan mematangkan opsi kenaikan harga BBM bagi mobil pribadi tersebut.

Setelah diumumkan Presiden, lanjutnya, maka akan ada masa sosialisasi kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di lapangan.

Ia menambahkan, pemerintah akan mengeluarkan kompensasi sebagai upaya mengurangi dampak kebijakan BBM ke masyarakat miskin. "Bentuknya masih dibahas," katanya.

Sebelumnya, pemerintah mengkaji tiga opsi kebijakan BBM untuk mengurangi subsidi yakni kenaikan harga BBM yang disertai kompensasi, pembatasan pemakaian BBM untuk kendaraan pribadi, dan pembuatan premium dengan angka oktan 90. (Kabar24/ea) 

Editor: Andhika Anggoro

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR