facebook twitter rss

GERHANA MATAHARI LANGKA Ditunggu 10.000 Orang di Australia

Nancy Junita Selasa, 13/11/2012 22:39 WIB
Ilustrasi/Antara
Antara
Ilustrasi

Newswire

JAKARTA— Sekitar sepuluh ribu warga berkumpul di Australia utara menantikan gerhana matahari total yang langka terjadi.

Gerhana matahari tersebut diperkirakan akan membuat gelap sementara daerah Queensland sekitar 2 menit pada Rabu (14/11) pagi waktu setempat.

Namun, cuaca buruk dan kabut dikhawatirkan akan menghalangi dan memupus harapan warga untuk melihat fenomena alam langka itu.

Seperti dikutip BBC, gerhana matahari sebagian juga terlihat di beberapa wilayah lainnya seperti New Zealand dan wilayah Indonesia timur.

Menurut berbagai sumber, gerhana akan jelas terlihat di wilayah Cairns. Sementara Darwin, Brisbane dan Sydney juga bisa berpeluang melihat gerhana matahari sebagian.

Bahkan beberapa jasa travel Australia memanfaatkan kesempatan ini dengan mem-booking sejumlah hotel untuk bisa melihat gerhana matahari bersama dengan para wisatawan yang berkunjung.

Gerhana matahari total yang terjadi ketika bulan lewat diantara lintasan bumi dan matahari memang jarang terjadi. Biasanya binatang-binatang bertindak aneh saat gerhana terjadi.

Para peneliti akan menggunakan kamera bawah air di sekitar Great Barier Reef untuk menangkap tingkah laku aneh binatang bawah laut ketika gerhana matahari terjadi.

"Belum diketahui reaksi binatang seperti apa nanti," ujar Direktur Pariwisata Queensland Jeff Gillies.

"Bayangan saya mungkin akan terjadi kebingungan bagi floara dan fauna."

Begitu juga dengan jenis burung, menurut beberapa penelitian

"Gerhana matahari ini memang singkat tapi kita masih bisa temukan beberapa jenis burung akan kembali ke sarang dan tidur ketika gerhana matahari  terjadi," ujar Operator Pariwisata ahli Gerhana Dick Cijffers. (Antara/nj)

 

Editor: Nancy Junita

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR

comments powered by Disqus