facebook twitter rss

KIAMAT 21 DESEMBER 2012: 4 Hal Ini Bikin Orang Panik Kiamat

Nancy Junita Selasa, 18/12/2012 14:13 WIB
Ilustrasi Planet Nibiru/wikipedia.org
wikipedia.org
Ilustrasi Planet Nibiru

 Nancy Junita

Jumat (21/12) menjadi hari yang banyak menyedot perhatian penduduk dunia. Pasalnya, hari itu disebut sebagai kiamat.

Ada beberapa hal yang membikin penduduk bumi ini menjadi panik. Kepanikan itu terjadi di berbagai negara. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di China, Rusia, Amerika, Prancis, Kanada, dan negara lain.

Beberapa orang pun telah melakukan persiapan menyambut kedatangan hari itu. Di China, ada seorang petani yang membangun kapsul ala Bahtera Nuh.

Di Yogyakarta, ada yang menimbun beras dan akan hidup di gua untuk menyelematkan diri. Di Prancis, pemerintah negara itu menutup akses ke Gunung Bugarach sekitar hari “H”. Gunung Bugarach diyakini oleh sejumlah kalangan sebagai tempat suci yang akan melindungi mereka dari kiamat.

Seperti dilansir ibtimes.co.uk, Selasa (11/12), penutupan kawasan Gunung Bugarach dilakukan selama empat hari sekitar Jumat (21/12). Pihak berwenang melarang pertemuan apa pun selama periode itu dan mengancam menangkap siapa pun yang mendarat di kawasan gunung tersebut dengan menggunakan pesawat ringan.

Bugarach, sebuah gunung setinggi 1.212 meter, juga disebut gunung “Terbalik” karena lapisan atas bebatuannya berusia lebih tua di banding lapisan batuan di bawahnya. Fenomena ini akibat pergeseran kerak Bumi dari Pegunungan Pyrenees.

Ihwal panik kiamat ini disebabkan oleh hal berikut yaitu:

1.Ramalan Suku Maya, menurut kalender Suku Maya, dunia akan berakhir pada Jumat, 21 Desember 2012, seiring dengan berakhirnya kalender tersebut.

Kalender hitungan panjang Maya, yang terdiri dari 13 bak’tun (atau siklus 144 ribu hari) berakhir pada tanggal tersebut. Menurut perhitungan Suku Maya kuno, ini akan menandai akhir dari sebuah siklus.

Tetapi yang menarik adalah suku Maya kuno sendiri tidak mengartikan akhir dari sebuah siklus adalah kiamat, seperti banyak dijelaskan ahli dalam sejarah Suku Maya. Sebaliknya, mereka lebih mengartikannya sebagai sebuah era atau musim baru di dunia yang perlu dirayakan.

2. Notradamus, orang Prancis yang terkenal pada tahun 1500 an dengan kemampuannya melihat masa depan, bahwa bumi berhenti pada tahun 2012 seperti dilansir bolingbrook.patch.com

3. Badai Matahari, sehingga seluruh bumi menjadi gelap.

4. Planet Nibiru (yang disebut temuan orang Sumerian) menabrak Bumi yang berada segaris, dipercaya terjadi pada awal abad ke-21. Menurut wikipedia, ide ini pertama kali diusulkan oleh Nancy Lieder tahun 1995. Lieder menyatakan dapat menerima pesan dari makhluk ekstrateresterial dari sistem Zeta Reticuli.

Dia mengingatkan manusia bahwa benda tersebut akan melewati tata surya pada Mei 2003 (berubah menjadi 2010), menyebabkan pergeseran kutub bumi yang akan menghancurkan peradaban umat manusia.

Ramalan tabrakan ini menyebar di luar situs Lieder dan dipercaya oleh grup yang menghubungkan tabrakan Nibiru dengan ramalan kiamat 2012.

Meskipun nama "Nibiru" berasal dari karya Zecharia Sitchin mengenai astronot kuno, Sitchin sendiri membantah hubungan antara karyanya dengan bencana yang disebut-sebut kiamat. (Kabar24/nj)

Editor: Nancy Junita

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR

comments powered by Disqus