facebook twitter rss

KURIKULUM 2013: Diterapkan di Sekolah Pilihan

Nancy Junita Sabtu, 30/03/2013 19:32 WIB
Ilustrasi siswa SD/Jibiphoto
Jibiphoto
Ilustrasi siswa SD

Newswire

SEMARANG— Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menegaskan kurikulum baru belum diterapkan secara serentak.

Kurikulum itu hanya diterapkan di beberapa sekolah pilihan atau yang ditentukan.

"Sekarang ini dalam fase-fase persiapan pelaksanaan (kurikulum baru). Kami sedang mempersiapkan buku-buku yang akan dicetak dan dibagikan ke sekolah, mulai SD hingga SMA," katanya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/3).

Hal itu diungkapkannya usai menghadiri halaqah ulama bertema "Penguatan Pendidikan Agama dan Keagamaan Bagi Kurikulum Pendidikan Nasional 2013" di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang.

Menurut Nuh, buku-buku yang disesuaikan dengan kurikulum baru tersebut sekaligus dimaksudkan untuk pelatihan para guru menerapkan kurikulum baru yang rencananya akan dimulai pada 15 Juli 2013.

"Nantinya dimulai secara bertahap, misalnya SD untuk kelas I dan IV. Itu pun baru beberapa sekolah, belum semua. Mudah-mudahan, tahun depan sudah bisa diimplementasikan untuk semua," katanya.

Ia menyebutkan setiap jenjang sekolah akan dipilih secara bertahap untuk penerapan kurikulum baru, yakni kelas I dan IV untuk SD, kemudian SMP dan SMA masing-masing akan diterapkan untuk siswa kelas I.

Berkaitan dengan pemilihan sekolah untuk penerapan kurikulum baru, ia mengatakan akan dilakukan secara distributif berdasarkan beberapa indikator, di antaranya akreditasi yang diraih oleh sekolah.

"Penerapannya secara distributif, mulai sekolah dengan akreditasi A sampai yang belum terakreditasi. Jadi, penerapan kurikulum baru tidak dipilih untuk sekolah-sekolah yang meraih akreditasi A saja," katanya.

Dengan penerapan kurikulum baru secara merata, mulai sekolah terakreditasi A hingga belum terakreditasi, ia mengharapkan jika ditemukan kelemahan-kelemahan bisa segera diatasi karena masih dalam fase awal implementasi.

"Dengan cara seperti itu kan bisa diketahui, misalnya untuk sekolah terakreditasi A kelemahannya apa, kemudian yang belum terakreditasi apa. Kami sudah mempersiapkan secara matang,” tambah Nuh. (Antara/nj)

Editor: Nancy Junita

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR

comments powered by Disqus