facebook twitter rss

PAMERAN LUKISAN: Srihadi Soedarsono Beraksi Tunggal

Kamis, 31/05/2012 12:02 WIB
Lukisan Srihadi/Jibiphoto
Jibiphoto
Lukisan Srihadi
Herry Suhendra JAKARTA: Pelukis Srihadi Soedarsono menggelar pameran tunggal di Art:1 New Museum, Jalan Rajawali Selatan Raya No 3, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, juga diluncurkan buku Srihadi dan Seni Rupa Indonesia yang ditulis Jim Supangkat, kurator pameran. Acara peresmian yang berlangsung tadi malam, Selasa (30/5), ini diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti dan dihadiri ratusan pencinta seni. “Pameran ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Art:1 terhadap terselenggaranya program pameran yang berkualitas. Pameran perdana Srihadi menjadi signifikan dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia di masa depan,” kata pengelola Art:1 New Museum, Martha Gunawan. Menurut Martha, pameran yang berlangsung sampai 30 Agustus ini juga bertujuan mengedepankan edukasi seni, terutama mengenai perkembangan seni rupa Indonesia, baik tokoh, sejarah, maupun karya seni rupanya, ke masyarakat yang lebih luas. Kurator Jim Supangkat mengatakan bahwa pameran tunggal ini akan menampilkan 130 karya yang terdiri dari karya-karya yang belum pernah dipamerkan sebelumnya, dari sketsa, print, drawing dan lukisan termasuk 10 karya terbaru. Pameran ini merupakan retrospeksi perjalanan Srihadi. “Karya-karya penting Srihadi diangkat dari koleksi pribadi sang pelukis, yang disimpannya selama bertahun-tahun sejak awal karirnya. Pameran ini menyajikan pula karya-karya terbaru Srihadi yang masih memperlihatkan perkembangan,” kata Jim. Sementara itu, Srihadi mengatakan bahwa pada pameran ini ditampilkan karya yang dibuat mulai tahun 1946 sampai 2012. Di antaranya drawing saat mempertahankan RI pada 1945-1947 yang disebut Dokumentasi Yogya. Salah satu drawing itu adalah jatuhnya pesawat Dakota yang membawa obat-obatan dan ditumpangi Dokter Abdurahman Saleh yang terjadi pada 29 Juli 1947. (JIBI/nel)

Editor:

KOMENTAR