facebook twitter rss

PAMERAN LUKISAN Van Der Sterren: Terinspirasi Candi Borobudur dan Gunung Merapi

Andhina Wulandari Selasa, 20/11/2012 12:00 WIB
Pameran Lukisan Van Der Sterren/Kabar24/Istimewa
Istimewa
Pameran Lukisan Van Der Sterren/Kabar24

Herry Suhendra

JAKARTA--Pameran tunggal dari pelukis John Van Der Sterren menghadirkan warna-warni cerah dengan obyek yang terinspirasi Candi Borobudur dan Gunug Merapi.

John Van Der Sterren adalah seniman beradarah Belanda, kelahiran Sukabumi dan warga Negara Selandia Baru. Pada pameran tunggalnya di Duta Fine Arts Gallery, sehubungan dengan 20 tahun berkarir sebagai pelukis di Indonesia, dia memajang 68 karya terbaru dengan harga Rp 16.200.000-Rp 160.500.000.

Pameran yang berlangsung sampai 20 Desember 2012 ini, Van Der Sterren menampilkan objek pemandangan dan bangunan di Jawa dan Bali seperti Borobudur, Gunung Agung, Pura di Bali, Gedung Kesenian Jakarta, Mesjid Cut Mutia Jakarta, Museum Fatahillah dan lainnya. Selain itu Van der Sterren juga memajang objek Singapura, Thailand, Belanda dan China.

Mengapa tidak ada objek tentang Selandia Baru? “Pada pameran yang lalu, objek Selandia Baru terjual semua,” kata Van der Sterren sambil tersenyum. Dia juga menjelaskan bahwa setiap pameran selalu menampilkan objek Candi Borobudur, karena dia tinggal di Mendut, sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur, Jawa Tengah. Dia juga memiliki sebuah studio kedua di Hua Hin, Thailand.

Candi Borobudur dan Gunung Merapi di Jawa merupakan salah satu sumber inspirasinya. Van der Sterren memang memiliki ikatan emosi pada obhjek tersebut. Dia tercatat sebagai seorang pelukis yang banyak mengambil objek Borobudur dengan berbagai angel.

Proses kreatifnya, John membuat sketsa dengan menggunakan arang, pena, dan tinta. Sketsa itu merupakan bahan dasar yang menginspirasinya saat dia kembali ke studio untuk dilukisnya dengan cat minyak.

Hal ini tentu memberikan kebebasan untuk mengembangkan objek tersebut dengan gayanya yang disebut fauvist. Goresan yang kuat dengan warna-warni membentuk dasar dari semua karyanya dengan karakter tradisi Eropa. Inilah ciri khas yang menjadikan karyanya populer di kalangan pencinta seni di Indonesia dan berbagai negara.

Meskipun tinggal di Indonesia, dia telah melukis di banyak negara lain, termasuk China, Thailand, Kamboja, Singapura, Inggris, Eropa, Morocco, Australia dan Selandia Baru. (Kabar24/aw)

 

Editor: Andhina Wulandari

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR