facebook twitter rss

FERRY SUNATRO: Perancang Yang Akan Bawa Kebaya ke Jerman

Marissa Saraswati Selasa, 21/05/2013 13:24 WIB
Salah satu kebaya rancangan Ferry Sunarto dipakai Ashanty dalam pernikahannya/Antara
Antara
Salah satu kebaya rancangan Ferry Sunarto dipakai Ashanty dalam pernikahannya

Reni Efita Hendry

KABAR24.COM, JAKARTA—Perancang mode yang penasehat APPMI Jawa Barat, Ferry Sunarto, akan membawa nama Indonesia melalui kebaya ke tingkat internasional. Kebaya diharapkan menjadi inspirasi mode dunia pada 5 tahun mendatang.

Ferry yang mempunyai Rumah Mode Ferry Sunarto di kawasan Senopati, Jakarta Selatan itu akan memperagakan 10 busana kebaya yang tampil internasional pada acara Landpartie Schloss Buckerbug di Istana Buckerbug, Jerman, pada 30 Mei-2 Juni.

Ferry sangat bangga atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Indonesia dan dukungan Indonesia Fashion Week serta APPMI untuk menampilkan karyanya di tingkat internasional. Acara bergengsi itu dihadiri oleh para keluarga kerajaan, bangsawan, pejabat hingga pengusaha terkemuka di Jerman.

“Itu poin yang bagus untuk ekspos heritage. Kebaya sama halnya dijaga, dilestarikan dan dikembangkan seperti tenun dan batik,” kata Ferry yang menempuh pendidikan mode di Taipei Fashion School itu.

Cara kemas kebayanya berbeda dengan rancangan kebaya klasik. Dia merancang kebaya yang berkesan ringan, glamor, dan sophisticated.

“Kalau kita berpikir satu kotak saja, kita rugi sekali. Kita pakai seluruh dunia kebaya seperti Kimono. Kebaya jadi inspirasi dunia. Kebaya harus out of the box. Kalau kebaya berat untuk Indonesia, kalau dibuat ringan, glamor, sophisticated bisa inspirasi dunia. Saya pandang kebaya universal, jangan yang berat. Ini anugerah bagi saya,” kata Ferry.

Sementara kebaya rancangan Ferry berbeda dengan kebaya klasik, tapi tetap mempertahankan konsep dasar kebaya seperti siluet yang seksi, lengan fitted dan bentuk leher kebaya Indonesia. "Kebaya buat saya sama seperti batik dan tenun," kata Ferry yang karyanya banyak dipakai oleh orang terkenal di Tanah Air antara lain Annisa Pohan, menantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, waktu upacara siraman pasangan Ibas dan Aliya.

Busana kebaya yang akan diperagakan di Jerman itu menggunakan bahan antara lain organdi silk. Dia menampilkan kebaya yang pas di badan dan lengan juga pas. Kebaya itu dipadunkan dengan berbagai model rok panjang sedikit bervolume dengan bentuk antara lain A-line. Dia tidak menggunakan batik, tenun, atau songket sebagai padanan kebaya itu.

Dia mengharapkan kebaya Indonesia dapat menjadi inspirasi mode dunia seperti Cheongsam dari China, Kimono Jepang dan Handbook Korea Selatan. Dia memperkirakan lima tahun yang akan datang kebaya menjadi inspirasi mode dunia.(Kabar24/ms)

 

Editor: Marissa Saraswati

KOMENTAR