facebook twitter rss

Ini Yang Perlu Diketahui Jika Anda Digigit Anjing

Saeno Selasa, 04/02/2014 18:21 WIB
Ilustrasi/Reuters
Reuters
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA - Digigit anjing, apalagi anjing yang kemudian terbukti menderita rabies akan menjadi hal yang menakutkan.

Rabies adalah penyakit infeksi akut pada Sistem Saraf Pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Virus ini ditularkan melalui gigitan hewan menular rabies terutama anjing, kucing, kera, dan kelelawar.

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila, merupakan penyakit yang bersifat fatal atau selalu diakhiri dengan kematian bila tidak ditangani dan diobati dengan baik.

Berdasar informasi di http://puskesmaskutasatu.com, menghindari gigitan anjing adalah salah satu upaya meminimalisir rabies.

Namun, jangan panik, jika terkena gigitan anjing ada pertolongan pertama yang bisa dilakukan, yaitu dengan:

  • mencuci luka dengan sabun/deterjen menggunakan air mengalir selama 10-15 menit
  • memberikan desinfektan atau antiseptik
  • segera berobat ke puskesmas/rabies center atau sarana kesehatan lainnya untuk mendapatkan pertolongan dan pengobatan

Walau begitu, penting untuk diingat bahwa rabies sangat berbahaya karena hampir selalu diakhiri dengan kematian.

Setelah virus rabies masuk melalui luka gigitan, maka selama 2 minggu virus tetap tinggal pada tempat masuk dan didekatnya. tanpa menunjukkan perubahan-perubahan fungsinya.

Masa inkubasi rabies bervariasi antara 2 minggu sampai 2 tahun, tetapi pada umumnya 3-8 minggu.

Hal itu berhubungan dengan jarak yang harus ditempuh oleh virus sebelum mencapai otak.

Sebelum mencapai otak, virus rabies harus melalui beberapa tahap terlebih dahulu, yaitu virus masuk melalui gigitan hewan lalu berkembang biak di otot sekitar gigitan.

Setelah itu virus akan menginfeksi susunan saraf tepi yang selanjutnya akan menuju pusat saraf.

Sesampainya ke saraf, virus rabies akan menginfeksi otak dan jaringan lain yang membuat harapan penderita untuk hidup semakin kecil.

Gejala Klinis

Gejala awal seseorang terserang rabies adalah rasa demam, malaise, mual, dan rasa nyeri di tenggorokan dalam beberapa hari.

Gejala berikutnya, penderita merasa nyeri, rasa panas disertai kesemutan pada tempat bekas luka.

Kemudian disusul dengan gejala cemas dan reaksi yang berlebihan terhadap rangsang sensorik.

Setelah itu, tekanan otot-otot dan aktivitas otot simpatik menjadi meninggi dengan gejala hiperhidrosis, hipersalivasi, hiperlakrimasi, dan pupil mengalami dilatasi.

Pada stadium ini, penderita mengalami perasaan takut atau fobi, yang sangat terkenal diantaranya ialah hidrofobi.

Sebagian besar penderita rabies meninggal dalam stadium di atas.

Untuk mengurangi/mematikan virus rabies yang masuk pada luka gigitan, usaha yang paling efektif ialah mencuci luka gigitan dengan air dan sabun atau deterjen selama 10-15 menit, kemudian diberi antiseptik bisa berupa alkohol 70 persen, pemberian betadine, obat merah dan sejenisnya.

Meskipun pencucian luka menurut keterangan penderita sudah dilakukan, namun di puskesmas pembantu/puskesmas/ rumah sakit pencucian akan dilakukan kembali.

Biasanya, luka gigitan tidak akan dijahit. Kalau pun perlu sekali untuk dijahit, penderita akan terlebih dahulu diberi Serum Anti Rabies, SAR.

Di samping itu, dokter juga akan mempertimbangkan perlu tidaknya pemberian serum/vaksin anti tetanus, serta antibiotik untuk mencegah infeksi dan pemberian analgetik.

Terhadap luka risiko rendah lazim diberi Vaksin Anti Rabies, VAR.

Luka yang termasuk tidak berbahaya adalah jilatan pada kulit luka, garukan atau lecet, luka kecil disekitar tangan, badan dan kaki.

Terhadap luka risiko tinggi, selain VAR juga diberi SAR.

Luka risiko tinggi ini adalah jilatan atau luka pada mukosa atau lapisan kulit dalam; luka di atas daerah bahu seperti pada muka, kepala, atau leher; luka pada jari tangan atau kaki; genetalia; luka yang lebar/dalam dan luka yang banyak. (Kabar24.com)

BACA JUGA:

TRAGIS, Balita 3 Tahun Ini Digigit Anjing Rabies Milik Ayahnya

Saint Laurent Rancang Khusus Jas Bruno Mars di Super Bowl

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR

comments powered by Disqus