facebook twitter rss

KRISIS UKRAINA: Putin, Kami Tidak Akan Melawan Orang-Orang Ukraina

Mia Chitra Dinisari Rabu, 05/03/2014 12:30 WIB
Presiden Rusia Vladmir Putin/Reuter
Reuter
Presiden Rusia Vladmir Putin

Kabar24.com, JAKARTA—Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan pasukannya tidak akan menginvasi wilayah bagian timur Ukraina, menyusul konflik yang terjadi di negara tersebut. Menurutnya, pasukannya hanya akan berada di wilayah yang diduduki saat ini, dan tidak akan melewati wilayah tersebut.

Putin mengatakan penempatan pasukan Rusia di Crimea hanya untuk memperkuat keamanan guna mempertahankan basis mereka dari ancaman kelompok nasionalis bersenjata.

Namun demikian Putin mengatakan tidak akan menyebarkan pasukannya melewati wilayah yang telah diduduki saat ini. Menurutnya, pihaknya tidak akan melakukan invasi ke wilayah bagian timur Ukraina sebagaimana.

(Baca juga: Putin melunak karena takut ancaman sanksi AS?)

Putin juga menegaskan tidak akan berperang dengan warga Ukraina. Menurutnya aksi yang dilakukannya saat ini hanya sebagai aksi kemanusiaan. "Kami tidak akan melawan orang-orang Ukraina,” tegasnya.

Namun dia memperingatkan bukti ' kejahatan yang tidak terkontrol ' terhadap pro - Rusia di Ukraina dapat memicu respon militer. Dan dia menegaskan hanya bermaksud melindungi orang-orang tersebut.

Ketika ditanya apakah ia akan mendorong Ukraina berbahasa Rusia untuk memaksa perpecahan , ia berkata: "Kami tidak akan ikut campur . Tapi kita berpikir semua warga Ukraina , di mana pun mereka tinggal, harus memiliki hak yang sama untuk menentukan masa depan negara mereka ,” tegasnya.

Namun , dalam sebuah tindakan provokatif , Rusia melakukan uji tembak rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir .

Dalam konferensi pers di rumahnya di luar ibukota , Putin juga menuduh negara-negara Barat melakukan “kudeta konstitusional” di Ukraina dan menyalahkan Inggris dan Amerika Serikat baru-baru ini untuk kejadian anarki yang terjadi di sana.

Ia mengatakan Rusia siap menjadi tuan rumah pertemuan puncak G-8 seperti yang direncanakan tahun ini, tetapi  jika para pemimpin Barat tidak mau datang, maka mereka tidak perlu datang.

Putin juga mengakui sekutunya Viktor Yanukovych telah ' tidak ada masa depan politik ' tapi bersikeras presiden ex - Ukraina penggulingan itu inkonstitusional, dan membutuhkan perlindungan di Moskow untuk melindungi hidupnya. Dia juga membantah rumor jika  Mr Yanukovych telah meninggal karena serangan jantung. (Metro)

BACA JUGA:

Ini 5 Jenis Speaker Terbaru Keluaran Logitech

Tusuk Boneka Teddy Bear, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

 

Editor: Mia Chitra Dinisari

KOMENTAR