facebook twitter rss

PESAWAT MALAYSIA HILANG: Malaysia Fokus ke Selat Malaka

Newswire Selasa, 11/03/2014 18:59 WIB
Peta pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang/Reuters
Reuters
Peta pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang

Kabar24.com, JAKARTA – Militer Malaysia kini memusatkan perhatian ke Selat Malaka, mencari jejak pesawat Malaysia Airlines, atau jauh dari lokasi ketika pesawat itu terakhir melakukan kontak dengan menara pengawas.

Operasi pencarian besar-besaran dilancarkan guna mencari keberadaan pesawat Boeing 777-200ER yang disebut-sebut sebagai salah satu kasus pesawat hilang yang paling misterius—yang sudah empat hari hilang, sejak Sabtu (8/3/2014).

(Simak: Kabar Lengkap Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines, Sabtu Sampai Selasa)

“Pesawat itu berubah arah setelah Kota Bharu dan terbang lebih rendah, mengarah ke Selat Malaka,” kata pejabat militer yang mendapatkan informasi mengenai investigasi tersebut, kepada Reuters.

Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan paling sibuk di dunia, terletak di pantai barat Malaysia.

Malaysia Airlines mengatakan, Sabtu, bahwa kontak radio dan radar dengan pesawat bernomor penerbangan MH370 itu menghilang di lepas pantai timur Malaysia, di Kota Bharu.

Polisi sebelumnya mengatakan mereka tengah menyelidiki kemungkinan penumpang atau kru pesawat memiliki masalah pribadi atau psikis, yang mungkin bisa menjelaskan hilangnya pesawat, selain kemungkinan pembajakan, sabotase, dan kerusakan mesin.

Pesawat meninggal Kuala Lumpur International Airport menuju Beijing pada Sabtu pagi, tapi sekitar satu jam setelah tinggal landas, pesawat hilang dari radar pada wilayah yang memisahkan bagian timur Malaysia dari bagian selatan Vietnam.

Tak ada sinyal atau radio kontak apapun yang mengindikasikan adanya problem, dan dengan tidak adanya data penerbangan manapun, pihak berwajib mencoba mencari pemecahan dengan memeriksa daftar penumpang dan kru.

“Mungkin saja ada orang di pesawat yang telah membeli asuransi sangat besar, yang ingin keluarganya menikmati asuransi itu atau seseorang yang berutang sangat banyak, Anda tahulah...kami berusaha melihat semua kemungkinan,” kata kepala Kepolisian Malaysia Khalid Abu Bakar.

“Kami mencermati video yang ada di KLIA, kami memelajari perilaku seluruh penumpang,” tambahnya. (Reuters)

BACA JUGA: HARY TANOE Dilarikan ke RS Sehabis Kampanye

                        CURHAT IBUNDA SARA Tentang Pembunuh Anaknya

 

Editor: Linda Tangdialla

KOMENTAR