facebook twitter rss

Misteri Pesawat MH370, Terlacak di Samudera Hindia, Wilayah Dewa Poseidon?

Bambang Supriyanto Kamis, 20/03/2014 15:30 WIB
Peta Lokasi Temuan Puing Pesawat MH370/Veooz.com
Veooz.com
Peta Lokasi Temuan Puing Pesawat MH370

Kabar24.com, JAKARTA - Tabir misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 mulai sedikit terkuak, menyusul temuan kru tim pencarian dalam pesawat US Navy P-8 Poseidon. 

Pesawat P-8 Poseidon adalah salah satu dari pesawat yang diterbangkan ke perairan Australia untuk mencari pesawat Malaysia Airlines itu. Pencarian dilakukan setelah radar satelit Australia menangkap dua obyek sebesar 24 meter yang diduga terkait pesawat itu.

Lokasi puing berada di bawah permukaan air. Temuan itu sesuai ukurannya dengan gambar dua objek yang telah ditangkap radar dan diduga terkait dengan pesawat Malaysia Airlines tersebut. (Baca : #MH370 DITEMUKAN? : Obyek Mirip Ekor Ditemukan, Ini Spesifikasi Boeing 777-200ER)

Kenapa mesti butuh campur tangan sang 'Dewa Laut Poseidon' juga?  Ini adalah pertanyaan menggelitik dikaitkan dengan hal-hal misteri hilangnya MH370. Apalagi, paranormal kondang Malaysia Mat Zin juga begitu antusias ikut melakukan pencarian. 

Siapa Dewa Poseidon itu?

Dalam mitologi Yunani, Poseidon dikenal sebagai dewa penguasa laut, sungai, dan danau. Poseidon memiliki senjata berupa trisula yang bisa menyebabkan banjir dan gempa bumi.

Trisula tersebut dibuat oleh para Kiklops semasa Titanomakhia. Poseidon juga memiliki kendaraan yang ditarik oleh hippokampos (makhluk setengah kuda setengah ikan).

Poseidon beristrikan Amfitrit dan memiliki anak bernama Triton. Posidon juga adalah dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.

Dewa laut Nethuns dalam mitologi Etruska diadopsi ke dalam mitologi Romawi sebagai Neptunus: keduanya merupakan dewa padanan bagi Poseidon.

Poseidon sudah dipuja di Pylos dan Thebes sejak zaman perunggu Yunani sebagai saudara Zeus dan Hades. Ada sebuah Himne Homeros untuk Poseidon. Poseidon mempunyai banyak anak. Poseidon merupakan pelindung bagi banyak kota di Yunani, meskipun dia gagal mendapatkan Kota Athena.

Binatang kesukaannya adalah kuda dan banteng. Pohon pinus dikeramatkan baginya.

Orang Yunani kuno percaya jika Poseidon adalah dewa yang menciptakan pulau-pulau baru dan membuat laut menjadi tenang.

Namun, jika Poseidon sedang marah maka dia akan membenturkan trisulanya dan menyebabkan banjir, gempa bumi dan kehancuran kapal laut. Para pelaut berdoa pada Poseidon agar perjalanannya aman, kadang-kadang dengan menenggelamkan kuda sebagai persembahan.

Menurut suatu potongan papirus, Alexander Agung berhenti sebentar di pesisir Syria sebelum menghadapi pertempuran Issus, di sana dia menyuruh untuk dilakukan suatu persembahan pada Poseidon berupa kereta dengan empat ekor kuda yang dilarung ke laut. (wikipedia)

 

Editor: Bambang Supriyanto

KOMENTAR