facebook twitter rss

Tasikmalaya Disiapkan Jadi Sentra SINGKONG HIBRIDA

Jum'at, 02/03/2012 19:31 WIB
Anep Paoji/JIBI/Bisnis-Jabar TASIKMALAYA: Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, disiapkan menjadi kawasan percontohan penanaman singkong jenis hibrida emas. Singkong jenis ini diklaim cocok dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan tapioka dan bahan bakar alternatif. “Lahan yang sudah disiapkan sebanyak 250 hektare yang akan dikelola 250 petani. Sebanyak 4 hektare diantaranya dijadikan daerah percontohan awal,” kata Camat Kadipaten Maman Zamaludin di Tasikmalaya, hari ini. Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, dan penemu pengolahan singkong serba guna, S. Adibrata. Maman memperkirakan bila sistem pertanian singkong ini berhasil diterapkan, akan didapatkan sekitar 200 ton singkong dari satu hektar lahan per bulan. Dengan harga penjualan antara Rp600-Rp700 per kilogram maka diperkirakan petani mendapatkan penghasilan antara Rp1,2 juta–Rp 1,4 juta per orang per bulan. Pimpinan PT Energi Karya Mandiri S. Adibrata menambahkan singkong hibrida emas terbukti unggul. Beberapa percobaan tanam yang dilakukan di Cianjur, Sukabumi dan Bogor, satu pohon mampu menghasilkan sekitar 20 kilogram singkong.(iz)

Editor:

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR