facebook twitter rss

Kabupaten Madiun Paling Rawan Kasus Imigran Gelap

Nancy Junita Rabu, 21/03/2012 12:30 WIB
Newswire MADIUN: Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Hermasnyah Siregar mengatakan Kabupaten Pacitan wilayah rawan kasus imigran gelap pencari suaka politik dari sejumlah daerah lain di wilayah hukumnya. "Dari enam kota dan kabupaten wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Kabupaten Pacitan merupakan daerah paling rawan kasus imigran gelap. Hal ini karena letaknya yang berada di pantai selatan Pulau Jawa," ujar Hermasnyah Siregar hari ini. Wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II Madiun meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Pacitan. Menurut dia, sebetulnya tidak hanya Kabupaten Pacitan saja, hampir seluruh wilayah di pesisir pantai selatan Pulau Jawa rawan menjadi tujuan para imigran gelap. Di antaranya adalah Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, dan Banyuwangi. "Beberapa lokasi tersebut menjadi paling rawan karena aksesnya yang lebih mudah bagi pencari suaka untuk menuju Pulau Christmas, Australia," tutur Hermansyah. Selain Pacitan, wilayah Ponorogo juga merupakan daerah kedua di wilayah hukumnya yang rawan terhadap kasus imigran gelap. Sebab, kabupaten ini merupakan pintu masuk ke daerah Trenggalek. "Tahun lalu, kami bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil menangkap sejumlah imigran gelap pencari suaka yang hendak masuk perairan Trenggalek. Saat itu polisi sedang melakukan razia di perbatasan Ponorogo--Trenggalek," katanya. (Antara/nj)

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR