facebook twitter rss

Rayakan Paskah, Mari Elka Pangestu Wisata Religi ke Flores

Andhina Wulandari Jum'at, 06/04/2012 18:37 WIB
(jibiphoto)
jibiphoto)
Hilda Sabri Sulistiyo/JIBI/Bisnis JAKARTA: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu melakukan wisata religi merayakan Paskah di Larantuka, Flores dan kunjungi Danau Kelimutu. "Saya bersama keluarga lewatkan libur paskah di Flores dan berharap masyarakat Indonesia mau menjadi wisatawan nusantara di negrinya sendiri," kata Mari, Jumat, 6 Apr. Kemarin, ujarnya, dia sudah mengunjungi Danau Kelimutu yang menjadi ikon wisata di wilayah Flores ini dan membeli cinderamata kain tenun yang dapat menjadi produk fashion menarik. Selain berlibur bersama keluarga dia juga mengajak kerabat lainnya untuk membiasakan diri berwisata ke wilayah timur. "Bulan April ini saya memang merencanakan perjalanan ke Maumere, Flores dan Ternate untuk mempromosikan daerah tujuan wisatanya sekaligus melihat langsung daerah-daerah yang menjadi tanggungjawab saya sebagai kordinator Koridor V Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3I)," jelas Mari. Menurut dia, pengembangan wisata di wilayah Timur Indonesia memang terhambat oleh konektivitas akses udara karena itu perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah. "Sedikitnya delapan bupati sudah bertemu untuk berkordinasi menjadikan Flores sebagai destinasi kapal-kapal pesiar asing sehingga ke depan promosi wisata untuk cruise dapat ditingkatkan,” kata Mari. Keberadaan wisnus berpengaruh baik bagi pariwisata dan industri ekonomi kreatif nusantara. Hal ini dibuktikan dengan data yang menunjukan jumlah perjalanan wisnus pada tahun 2011 mencapai 245 juta. “Angka ini akan terus bertumbuh seiring peningkatan pendapatan masyarakat kelas menengah,” papar Mari. Selain berpengaruh positif terhadap negara, keberadaan wisnus juga menguntungkan industri yang bergerak di bidang pariwisata. Jaringan hotel Accor yang merupakan salah satu hotel besar di Indonesia, misalnya, telah membangun 50 hotel dan akan membangun 50 hotel lagi. "Ketika saya tanya besaran pertumbuhan tamu hotel, pihak mereka menjawab bahwa tamu hotel didominasi wisnus sebanyak 60%,” jelas Mari. Wisatawan lokal merupakan pasar yang sangat potensial bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Menyadari hal ini, Kemenparekraf, dalam Rencana Strategisnya mengajukan usulan untuk menyelenggarakan paket-paket wisata murah bagi wisnus. “Pihak kami sudah mengajukan usulan mengenai paket wisata bagi wisnus dalam Renstra yang diajukan kepada DPR,” jelasnya. Momentum yang tepat untuk mengadakan paket wisata murah bagi wisnus ini adalah saat liburan sekolah. (aw)

Editor: Andhina Wulandari

KOMENTAR