facebook twitter rss

KPK & POLRI AKHIRNYA BARENG Usut Kasus Korupsi Simulator

Nancy Junita Selasa, 31/07/2012 18:27 WIB
Timur Pradopo/Jibiphoto
Jibiphoto
Timur Pradopo
Hendri T. Asworo JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mabes Polri akhirnya sepakat bersama-sama mengusut dugaan korupsi simulator kemudi dengan tersangka Irjen Pol Djoko Susilo. Kesepakatan diperoleh setelah kedua belah pihak melakukan pertemuan. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Timur Pradopo menegaskan pihaknya turut mendukung pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Tak perduli apakah yang terlibat perwira tinggi di jajarannya. “Kita sama-sama bahwa KPK dan kepolisian memiliki komitmen bersama untuk melakukan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu,” ujarnya seusai bertemu dengan Ketua KPK Abraham Samad di Mabes Polri, Selasa (31/7). Menurutnya, hal tersebut merupakan komitmen Polri yang sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman dengan KPK soal pemberantasan korupsi. Termasuk dalam dugaan kasus korupsi penggadaan simulator pengemudi, pihaknya siap melakukan penyidikan bersama. “Tentunya karena sama-sama juga tugas dan penanganan korpsi, tentu kita akan joint investigation,” terangnya. Dalam kesempatan itu, selain Abraham tampak hadir Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Pertemuan sendiri berlangsung kurang dari satu jam. Abraham Samad menyampaikan bahwa KPK dan Polri akan bersama-sama menangani kasus simulator pengemudi ini. “Yang pasti kita sudah ada kesepahaman juga bahwa perkara yang melibatkan DS itu tetap ditangani KPK dan pihak kepolisian menangani PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” jelasnya. Dengan ada pembagian itu, apabila ada penetapan tersangka di kepolisian adalah kewenangan KPK. Demikian sebaliknya, apabila ada tersangka di bagian pejabat pembuat komitmen kewenangan kepolisian. “Jadi Kapolri tetap pada penyelidikannya,” kata Abraham. Masalah penyelidikan yang dilakukan kedua belah pihak menjadi pangkal kisruh saat KPK melakukan penggeledahan kantor Korlantas Polri di MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Polisi sempat menghalang-halangi dengan dalih tengah melakukan penyelidikan kasus serupa. KPK telah menetapkan Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka atas kasus korupsi pengadaan alat driving simulator pembuatan SIM. Kasus korupsi tersebut dilakukan pada 2011 saat Djoko menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Polri. (JIBI/nj)  

Editor: Nancy Junita

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR