facebook twitter rss

INVESTASI BODONG: Korban IA1 Berharap Kasus Ditangani Mabes Polri

Saeno Jum'at, 28/09/2012 04:50 WIB
Ilustrasi/Jibiphoto/Rachman
Rachman
Ilustrasi/Jibiphoto
Intan Pratiwi JAKARTA -- Korban penipuan Investasi Amanah 1 berharap kasus mereka bisa diambil alih Mabes Polri. Mengaca pada penanganan kasus Koperasi Langit Biru, penanganan bisa dilakukan lebih cepat ketika kasus itu diambil alih Mabes Polri. Korban IA1 ini akan mengajukan permintaan secara tertulis kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo agar Markas Besar Kepolisian mengambil alih kasus tersebut dari Polda Metro Jaya. Salah satu korban yang sebelumnya melapor ke Polda Metro Jaya Ravin Prayitno menyatakan, dengan ditangani langsung oleh Markas Besar Kepolisian diharapkan kasus cepat ditangani sehingga pemilik IA1 Muh. Sholeh Suaidi segera tertangkap. "Saat ini kasus ditangani oleh Polda. Karena masih ditangani Polda maka Mabes belum bisa menangani. Tapi kan hingga kini belum ada perkembangannya di Polda. Jadi kami akan mengirim surat kepada Kapolri agar Mabes saja yang menangani kasus tersebut," ujarnya kepada Bisnis. Dia mencontohkan ketika kasus penipuan Koperasi Langit Biru ditangani oleh Mabes Polri, pemiliknya Ustad Jaya Komara dapat segera tertangkap. Artinya dengan kasus ditangani oleh Mabes maka dia berharap pemilik IA1 segera ditangkap dan uang dapat segera dikembalikan. "Kami hanya ingin uang cepat dikembalikan. Kerugian sudah mencapai triliunan," tegasnya. IA1 pada awalnya merupakan bentuk investasi Forex yang berdiri pada Agustus 2011. IA1 menawarkan investasi dengan keuntungan 100% hingga 200% tiap bulannya yang ditawarkan via online. Anggotanya mencapai ribuan orang yang dikelola oleh 68 konsorsium dari Sabang sampai Merauke. Awalnya pengembalian uang berlangsung lancar. Namun sejak Januari 2012 hingga kini tidak ada pengembalian uang sama sekali. Pemiliknya yang dikenal dengan nama Suaidi juga tidak diketahui posisinya dan telah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang Polda Metro Jaya. Adapun kerugian yang dialami oleh member IA1 ditaksir mencapai Rp1,6 triliun. (JIBI/faa/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR