facebook twitter rss

JOKOWI: Rhoma Irama Pantas Capres, Fansnya Banyak

Nancy Junita Senin, 12/11/2012 18:32 WIB
Rhoma Irama/Jibiphoto
Jibiphoto
Rhoma Irama

Wahyu Kurniawan

JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan mendukung wacana pencapresan pedangdut Rhoma Irama yang didukung oleh para ulama.

“Bagus dong kalau memang beliau (Rhoma Irama) mau maju jadi capres. Saya akan mendukung beliau untuk menjadi RI-1,” tegas Jokowi di Jakarta, Senin (12/11).

Jokowi sebelumnya pernah bersitegang dengan Rhoma Irama saat Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu perihal isu SARA yang dilontarkan Rhoma Irama terhadap pasangan Jokowi-Ahok. Namun, Jokowi mengaku tidak menyimpan dendam kepada Rhoma Irama.

“Nggak lah, masa gitu aja dendam. Saya justru dukung beliau. Menurut saya beliau pantas nyapres karena memiliki banyak penggemar. Saya rasa fans fanatiknya banyak, itu juga bisa jadi faktor,” kata Jokowi.

Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak menampik nama raja dangdut Rhoma Irama masuk dalam bursa kandidat calon presiden.

“Rhoma Irama punya akar pendukung yang cukup kuat di PPP. Mereka merasa senang jika Rhoma ikut diwacanakan dalam Pemilihan Presiden 2014,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPP Bidang Media Massa dan Komunikasi, Arwani Thomafi di Jakarta, Senin (12/11).

Nama Rhoma Irama sebagai kandidat capres sempat mencuat setelah mendapat dukungan dari sejumlah habib, dan Rhoma juga dikenal dekat dengan PPP.

Walau capres dari PPP akan ditentukan setelah pemilihan legislatif mendatang, mencuatnya nama Rhoma Irama akan menjadi perhatian serius partai berlambang Ka’bah ini.

“PPP memang baru akan memutuskan capres cawapres setelah pileg. Dengan tetap memperhatikan seluruh dinamika politik yang berkembang, baik internal maupun eksternal,” jelas anggota Komisi V DPR ini.

Pemilihan Umum 2014 masih jauh. PPP akan melihat perkembangan popularitas dan elektabilitas Bang Haji, panggilan akrab Rhoma Irama. “Soal elektabilitas, kita butuh waktu untuk menguji itu,” katanya. (JIBI/nj)

 

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR