facebook twitter rss

UPAH BURUH: Jokowi Kalah Cepat, Bibit Sudah Tetapkan UMK Jateng

Saeno Selasa, 13/11/2012 10:10 WIB
Ilustrasi-Adegan ketika Jokowi mencium tangan Bibit Waluyo saat keduanya menghadiri pelantikan Wali Kota baru Solo,  FX Hadi Rudyatmo /Jibiphoto/Sunaryo Haryo Bayu
Sunaryo Haryo Bayu
Ilustrasi-Adegan ketika Jokowi mencium tangan Bibit Waluyo saat keduanya menghadiri pelantikan Wali Kota baru Solo, FX Hadi Rudyatmo /Jibiphoto

Saeno M Abdi

JAKARTA – Gubernur DKI Joko Widodo sepertinya harus mengaku kalah cepat dibanding Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

Seperti diketahui, saat masih menjadi Wali Kota Solo, Jokowi disebut-sebut “kurang harmonis” dengan Bibit, sang Gubernur Jateng.

Namun, kabar soal hubungan yang kurang harmonis itu terkesan coba dihapus Jokowi dengan aksi "sun tangan" ketika keduanya bertemu pada acara pelantikan Rudi Hadyatmo sebagai Wali Kota Solo.

Nah, di luar soal hubungan keduanya, terkait penetapan UMK tahun ini Bibit rupanya lebih gesit.

Gubernur Jateng itu pada Senin (12/11) sore telah menandatangani Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor : 561.4/58 Tahun 2012 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2013.

”Dengan demikian, dari batas waktu maksimal penetapan UMK paling lambat tanggal 20 November mendatang, penetapan UMK Jateng lebih awal dan bisa jadi yang pertama di Indonesia,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Jateng, Agus Utomo dalam rilis kepada wartawan di Semarang, Senin petang seperti ditulis Solopos.

Berdasarkan data yang ada, UMK 2013 tertinggi adalah Kota Semarang Rp1.209.100 dan terendah Kabupaten Cilacap Wilayah Barat Rp816.000.. Kenaikan UMK rata-rata sebesar 9,55% atau Rp80.020 jika dibanding tahun 2012.

Sedangkan pencapaian UMK terhadap 100% kebutuhan hidup layak (KHL) tahun 2013 rata-rata sebesar 97,32%, di mana rata-rata UMK Rp914.275,68, sedang rata-rata KHL Rp940.239,90.

Kabupaten/kota yang UMK-nya mencapai 100% ke atas terhadap KHL tercatat sebanyak 14 daerah dan pencapaian KHL antara 81,86%-99,42% sebanyak 21 daerah.

Lantas, bagaimana dengan DKI Jakarta. Jalan ke arah penetapan UMK seperti masih panjang. Pasalnya, hari ini saja, Forum Buruh Jakarta memilih berunjuk rasa daripada menghadiri rapat penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) oleh Dewan Pengupahan DKI. 

Perwakilan buruh yang duduk di Dewan Pengupahan DKI pun dikabarkan tidak akan hadir dalam rapat penentuan UMP 2013.

"Rapat pada tanggal 9 November silam yang dihadiri oleh beberapa perwakilan buruh telah menyerahkan rekomendasi agar UMP DKI 2013 sebesar Rp2.799.067 atau 141,45 persen dari KHL yang nilainya Rp1.978.789," ujar Sekretaris Jenderal Forum Buruh DKI, Mohammad Toha, Senin (12/11) . 

Seperti dikutip Antara, Toha mengungkapkan, selama lima tahun lebih, nilai UMP DKI kerap di bawah dari hasil survei KHL pekerja lajang. 

Berdasarkan catatan Forum Buruh Jakarta, survei KHL 2009, KHL pekerja lajang sebesar Rp1.314.059. Namun, UMP DKI 2009 yang diputuskan berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan DKI sebesar Rp1.069.865 atau 81,42% dari KHL.

Survei KHL lajang di Ibukota pada 2010 sebesar Rp1.317.710. Sedangkan UMP yang ditetapkan Gubernur DKI sebesar Rp1.118.009 atau 84,84% dari KHL.

Penetapan UMP DKI 2011 sebesar Rp1.290.000 atau 92% dari KHL yang ditetapkan Rp 1.401.100. 

"Buruh berharap Gubernur DKI, Joko Widodo bisa melihat kondisi hidup buruh yang merana saat ini," ujarnya. 

Nah, menurut Anda, perlukah Jokowi mengaku kalah cepat kepada Bibit sambil kembali sun tangan? (sae)

Tabel besaran UMK Jateng 2013

1. Kota Semarang : Rp 1.209.100
2. Kabupaten Demak : Rp 995.000
3. Kabupaten Kendal : Rp 953.100
4. Kabupaten Semarang : Rp 1.051.000
5. Kota Salatiga : Rp 974.000
6. Kabupaten Grobogan : Rp 842.000
7. Kabupaten Blora : Rp 932.000
8. Kabupaten Kudus : Rp 990.000
9. Kabupaten Jepara : Rp 875.000
10. Kabupaten Pati : Rp 927.600
11. Kabupaten Rembang : Rp 896.000
12. Kabupaten Boyolali : Rp 895.000
13. Kota Surakarta : Rp 915.900
14. Kabupaten Sukoharjo : Rp 902.000
15. Kabupaten Sragen : Rp 864.000
16. Kabupaten Karanganyar : Rp 896.500
17. Kabupaten Wonogiri : Rp 830.000
18. Kabupaten Klaten : Rp 871.500
19. Kota Magelang : Rp 901.500
20. Kabupaten Magelang: Rp 942.000
21. Kabupaten Purworejo: Rp 849.000
22. Kabupaten Temanggung : Rp 940.000
23. Kabupaten Wonosobo : Rp 880.000
24. Kabupaten Kebumen : rp 835.000
25. Kabupaten Banyumas : Rp 877.500
26. Kabupaten Cilacap :
Cilacap Kota: Rp 986.000
Cilacap Timur : Rp Rp 861.000
Cilacap Barat : Rp 816.000
27. Kabupaten Banjarnegara : Rp 835.000
28. Kabupaten Purbalingga : Rp 896.500
29. Kabupaten Batang : Rp 970.000
30. Kota Pekalongan : Rp 980.000
31. Kabupaten Pekalongan : Rp 962.000
32. Kabupaten Pemalang : Rp 908.000
33. Kota Tegal : Rp 860.000
34. Kabupaten Tegal : Rp 850.000
35. Kabupaten Brebes : Rp 859.000

Sumber: Biro Humas Pemprov Jateng

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR