facebook twitter rss

STASIUN KERETA API BOGOR Tak Layani Perjalanan Pagi untuk Sementara

Andhina Wulandari Kamis, 22/11/2012 06:30 WIB
Ilustrasi/Jibiphoto
Jibiphoto
Ilustrasi

Newswire

BOGOR--Stasiun Besar Bogor untuk sementara tidak melayani perjalanan kereta api pada Kamis (22/11) pagi, terkait longsor dan robohnya empat tiang listrik di Stasiun Cilebut.

"Karena perbaikan rel dan tiang listrik belum selesai pada malam ini, kemungkinan Kamis pagi kereta api belum bisa diberangkatkan dari Stasiun Bogor," kata Wakil Kepala Stasiun Besar Bogor Enjang Budiman, Rabu malam (21/11).

Enjang mengatakan perbaikan rel dan tiang listrik di antara Stasiun Cilebut dan Bojong telah dilakukan sejak usai longsor.

Namun, kata dia, karena longsornya besar, menyebabkan perbaikan tidak dapat selesai pada Rabu malam.

"Saat ini masih terus dilakukan perbaikan. Tapi karena situasi dan kondisi perbaikan belum bisa selesai malam ini juga," katanya.

Enjang mengatakan longsoran tanah terjadi karena adanya genangan air hujan yang menyebabkan tanah di rel menjadi terkikis.

Longsor yang terjadi karena hujan yang mengguyur wilayah Bogor selama beberapa jam, selain menyebabkan tanah rel sepanjang 10 meter terkikis dan tidak bisa dilalui oleh kereta. Juga menyebabkan empat tiang listrik aliran atas rubuh sehingga tidak dapat berfungsi.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian terjadi, perjalan kereta masih bisa dilakukan untuk tujuan Bogor-Stasiun Kota dengan menggunakan satu sepur.

Namun, pada pukul 18.30 WIB karena terputusnya aliran listrik atas karena tumbangnya empat tiang listrik diantara Stasiun Cilebut menyebabkab perjalanan kereta dari Stasiun Bogor tidak dapat dilakukan.

"Perjalanan KRL Jakarta-Bogor hanya bisa dilakukan dari Stasiun Bojong. Jadi, masyarakat yang ingin menggunakan jasa kereta api berangkat dari Bojong. Karena sampai perbaikan dilakukan, perjalanan hanya sampai stasiun Bojong," kata Enjang. (Antara/aw)

Editor: Andhina Wulandari

KOMENTAR