facebook twitter rss

TUNTUTAN UPAH BURUH: PHK Ancam Buruh Pasca Kenaikan UMP DKI

Saeno Jum'at, 23/11/2012 22:01 WIB
Ilustrasi
lustrasi

Sri Mas Sari

JAKARTA - Kenaikan upah buruh menjadi Rp2,2 juta, membuat biaya produksi makin tinggi.

Hal itu, menurut Ketua Kadin DKI Eddy Kuntadi membuka kemungkinan banyak perusahaan menutup usahanya.

Di sisi buruh, ia mengatakan setidaknya ada tiga konsekuensi akibat kenaikan upah sebesar 43,87%.

Pertama, pemutusan hubungan kerja atau lay off karyawan. Kedua, penangguhan pelaksanaan UMP. Ketiga, pengecualian bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Upah buruh naik drastis. Ini membuat biaya produksi makin tinggi sehingga tidak tertutup kemungkinan ada risiko banyak perusahaan tutup. Ini harus diantisipasi,” ujarnya, Jumat (23/11/2012).

Pemerintah, lanjutnya, juga tidak seharusnya menutup mata jika nantinya banyak perusahaan yang mengajukan penangguhan pelaksanaan UMP karena tidak sanggup membayar upah buruh setinggi itu.

Apalagi, tuturnya, penangguhan itu dibenarkan oleh Pergub No 47/2002 tentang Tata Cara Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Eddy juga mengatakan pemerintah semestinya terbuka terhadap usulan pengusaha agar upah sebesar Rp2,2 juta itu dikecualikan bagi UMKM karena akan membebani pelaku usaha.

“Pengusaha inginnya ada pembahasan khusus. Kalau bisa (UMP) cukup 100% KHL saja,” ujarnya.

Angka yang dimaksud sebesar Rp1,9 juta. Eddy mengatakan pengusaha semula mengusulkan UMP sebesar 112% dari KHL atau sekitar Rp2,1 juta sebagai jalan tengah dari usul buruh sebesar Rp2,7 juta.

Namun, Dewan Pengupahan merekomendasikan angka Rp2,2 juta yang kemudian ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. 

Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Fransiscus Welirang mengatakan UMKM makanan berbahan tepung terigu kemungkinan menaikkan harga jual sebagai cara menyiasati pembengkakan biaya produksi akibat kenaikan upah pekerja.

“Tapi, saya tidak tahu sampai berapa kenaikannya,” ujar dia. (JIBI/bas/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR