facebook twitter rss

ILC: KARNI ILYAS Disemprot Sutan Bathoegana, Komentar di Twitter Ramai

Nancy Junita Rabu, 06/02/2013 17:20 WIB
Karni Ilyas/twitter
twitter
Karni Ilyas

Yusran Yunus

Karni Ilyas

JAKARTA— Acara Indonesia Lawyer Club di TV One, Selasa (5/2) malam sempat ramai dengan interupsi cukup keras dari fungsionaris Partai Demokrat Sutan Bhatoegana.

Dia mempermasalahkan ketidakseimbangan topik acara talk show yang selalu ditunggu-tunggu publik tersebut.

“Anda ini gimana, kok hanya kami – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat – yang selalu jadi sorotan, padahal kasus partai-partai lain tidak kalah menariknya untuk dijadikan topik.”

“Ada kasus korupsi pengadaan kitab suci Al-Qur’an yang melibatkan sejumlah kader Partai Golkar, kok nggak dibahas. Yang adil dong,” kritik Sutan kepada Karni Ilyas, pemandu acara ILC.

Dia meminta Karni untuk di kesempatan lain membahas isu-isu korupsi yang tidak kalah hangat oleh partai lain – di luar PKS dan Demokrat – sehingga publik juga mendapat informasi yang adil, seimbang dan obyektif.

“Jangan hanya kami jadi bulan-bulanan. Ini kritik untuk Anda, biar adil dan obyektif,” tegasnya.

Politisi gaek Demokrat Ahmad Mubarok yang duduk bersebelahan dengan Sutan mengiyakan kritikan yang disampaikan kolega partainya tersebut. “Iya dong harus adil,” ujarnya.

Kejadian di luar dugaan dalam talk show bertema “Prahara PKS, Prahara Politik” semalam itu pun menjadi salah satu topik hangat di Twitter.

“Karni Ilyas kena sama Mubarok dan Bhatoegana, bahas korupsi kok hanya ngundang PKS dan Demokrat,” @yusuf_ungsi.

“Sehebat apapun jurnalis, tetap tidak bisa independen sepanjang sentuh kehidupan pribadinya,” @wikaryafd

“Ada yang tahu akun twitter Sutan Bhatoegana, kami mau kasih selamat atas keberaniannya damprat Karni Ilyas,” @partaisocmed

“Karni Ilyas cerdas banget ya,..he.hee, mending pindah ke tv yg ownernya bukan orang politik,” @emilhussein.(JIBI/nj)

 

Editor: Nancy Junita

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR