facebook twitter rss

PAKTA INTEGRITAS: Kader PPP Wajib Tanda Tangan. Basa-Basi Politik?

Saeno Senin, 25/02/2013 10:45 WIB
PPP/Antara
Antara
PPP

Saeno M Abdi

Jakarta - Demam pakta integritas untuk menyatakan diri bebas korupsi menerpa Partai Persatuan Pembangunan.

Partai Berlambang Ka'bah itu mewajibkan seluruh kadernya, baik yang berada di eksekutif dan legislatif meneken pakta integirtas.

Kewajiban yang dikenakan kepada kader di tingkat pusat hingga daerah itu juga berlaku bagi seluruh calon anggota legislatif dari PPP.

Acara penandatanganan pakta integritas itu direncanakan dihadiri pihak KPK.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Fraksi PPP DPR Ahmad Yani menyebutkan tengah berunding dengan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk bisa menghadiri penandatanganan pakta integritas dengan seluruh anggota Fraksi PPP DPR RI.

"Rapat fraksi telah memutuskan agar seluruh anggota DPR RI dari Fraksi PPP yang berjumlah 38 orang meneken pakta integritas antikorupsi," ujar Yani, dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (25/2).

"Seluruh anggota DPRD I dan II, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Gubernur/Wakil Gubernur dari PPP diwajibkan meneken pakta integritas ini," tambah Yani.

Dia menyebutkan, pakta integritas yang dilakukan PPP tidak hanya berdimensi internal partai namun justru dengan mengajak pihak eksternal sebagai bentuk komitmen politik PPP dalam pemberantasan korupsi.

"Pakta integirtas kita tidak basa-basi politik. Tapi dengan mengajak KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi. Ini bentuk komitmen kita," tandas Yani. (Kabar24/sae)

Editor: Saeno

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR