facebook twitter rss

PILKADA SUMUT 2013: Memanas, Ganteng Ajak Relawan Kawal Proses Perhitungan

Nancy Junita Senin, 11/03/2013 14:36 WIB
Pasangan Ganteng meraih 32,87% suara versi hitung cepat Indo Barometer/kpud-sumutprov.go.id
kpud/sumutprov.go.id
Pasangan Ganteng meraih 32,87% suara versi hitung cepat Indo Barometer

Heru Rahmad Kurnia

MEDAN— Calon wakil gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh relawan, elemen pemenangan dan partai politik pendukung pasangan nomor urut 5 Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi mengawal secara ketat proses rekapitulasi perolehan suara Pilkada Sumatra Utara 2013.

“Baik itu pengawalan dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan maupun pengawalan hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota dan KPU Provinsi Sumatra Utara,” jelas Tengku Erry Nuradi kepada wartawan, Minggu (10/3).

Tengku Erry Nuradi menilai bahwa pasca-Pilkada Sumatra Utara yang digelar 7 Maret 2013, marak upaya-upaya dari lawan politik dalam menghempang pasangan Ganteng memenangkan Pilkada Sumatra Utara 2013.

Menurut Tengku Erry, sehari pasca-Pilkada Sumatra Utara, suhu politik di Sumatra Utara tidak begitu baik, karena beberapa pasangan menolak hasil hitungan cepat sejumlah lembaga survei yang menyatakan pasangan Ganteng memenangkan pilkada dengan perolehan suara antara 32 % hingga 33 %, mengungguli empat pasangan lainnya.

“Pasangan Ganteng bisa memaklumi apa yang dilakukan pasangan lain. Itu bagian dari demokrasi. Pasangan lain boleh saja mengklaim memproleh suara lebih tinggi dari pasangan Ganteng berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan secara internal,” ujarnya.

Tengku Erry juga meminta seluruh relawan dan tim pendukung pasangan Ganteng tetap bersikap santun, namun jangan sampai lengah melakukan pengawalan dan pengawasan proses penghitungan suara ditingkat kecamatan, kabupaten hingga KPU provinsi.

“Seluruh relawan dan pendukung jangan mudah terpedaya dan terpancing dengan opini yang secara gencar dihembuskan lawan politik dalam upaya menghempang pasangan Ganteng memenangkan Pilgubsu 2013,” ujarnya.

Kendati Lembaga Survei Indonesia dan Barometer Indonesia mengeluarkan data yang menunjukkan bahwa pasangan Gatot – Tengku Erry meraih suara terbanyak berdasarkan hasil perhitungan cepat, pasangan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi mengklaim berdasakan hasil perhitungan suara PDI Perjuangan, pasangan Effendi – Jumiran unggul 33%.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution mengatakan pihaknya tidak akan terpengaruh dengan berbagai hasil hitung cepat Pilkada Sumut yang dilakukan oleh lembaga independen karena tidak memiliki kekuatan hukum. Hasil Pilkada Sumut, jelasnya, secara resmi dijadwalkan selesai pada 14 – 15 Maret 2013. (JIBI/nj)

 

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR