facebook twitter rss

VONIS SUSNO DUADJI: Pengadilan Akui Ada Kesalahan

Saeno Sabtu, 16/03/2013 15:24 WIB
Susno Duadji/Antara
Antara
Susno Duadji

Newswire

JAKARTA - Pihak pengadilan mengakui adanya kesalahan dalam putusan yang memvonis mantan Kapolda Jawa Barat Susno Duadji.

Hal itu diakui Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terkait kekeliruan penulisan nomor dan tanggal dalam putusan vonis terpidana korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008 Susno Duadji.

"Betul, kami sudah mendapat tembusan surat dari penasihat hukumnya ke pengadilan tinggi, aslinya ke Kejaksaan Agung. Saya lihat memang ada nomor yang berbeda, tapi dalam pertimbangan betul itu nomor perkaranya Susno," kata Humas PT DKI Ahmad Sobari, di sela Lokakarya Jurnalis bertajuk Sistem Peradilan, Istilah Hukum, Justice Collaborator, dan Keterbukaan Informasi Peradilan, di Bogor, Sabtu (16/3).

Namun, lanjut Ahmad, kekeliruan tersebut tidak terdapat dalam amar putusannya.

"Dalam pertimbangan betul itu nomor perkaranya Susno. Amarnya itu tetap Susno bukan menyebut si A jadi si B. Yang keliru itu hanya mengubah putusan PN (Pengadilan Negeri Jakarta Selatan) nomor sekian, tanggal sekian," terang Ahmad.

Sobari mengaku eksekusi terhadap Susno itu menjadi kewenangan Kejaksaan Agung.

Susno menolak untuk dieksekusi karena dalam putusan kasasi yang diterimanya hanya memerintahkan Susno membayar biaya perkara Rp2.500.

Menurut Susno, jika pun harus merujuk ke putusan Pengadilan Tinggi, dia tetap tidak bisa dieksekusi karena nomor perkara, jenis perkara dan nama bukan atas nama dirinya. (Antara/sae)

Editor: Saeno

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR