facebook twitter rss

HARGA BAWANG MEROKET: Perajin Terasi Mulai Kepepet

Saeno Senin, 18/03/2013 10:57 WIB
Ilustrasi-Perajin sedang menjemur terasi/Antara
Antara
Ilustrasi-Perajin sedang menjemur terasi

Newswire

CIREBON - Dampak kenaikan harga bawang telah membuat para perajin terasi berada dalam posisi kepepet.

Sejumlah perajin terasi di daerah Pantura Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat terancam bangkrut akibat mahalnya harga bawang putih.

"Harga bawang putih mahal mencapai Rp90 ribu per kilogram memicu perajin terasi berhenti produksi karena penggunaan bumbu tersebut cukup tinggi," kata Nadimin, perajin terasi di Losari Cirebon, Senin (18/3).

Menurut dia, biaya produksi semakin memberatkan perajin setelah harga bawang putih melonjak dalam waktu singkat, padahal sebelumnya masih terjangkau Rp23 ribu per kilogram.

Sementara itu, Rokayah perajin terasi lain di Indramayu mengaku, mahalnya bawang putih membebani perajin terasi rumahan, karena pemakaian bawang putih tersebut sebagai bahan campuran terasi cukup dominan.

Kini, harga jual terasi olahan perajin di Indramayu terpaksa dinaikkan, akibat mahalnya bumbu bawang putih, mereka berharap persediaan bawang kembali melimpah sehingga harganya terjangkau.

Amir, pemasok bawang putih di Cirebon mengaku, kiriman bawang putih belum normal sehingga harga masih bertahan tinggi.

Mahalnya bawang tersebut menyulitkan perajin yang dominan menggunakan bawang putih seperti terasi dan kerupuk bawang. (Antara/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR