facebook twitter rss

CIKANDE-RANGKASBITUNG Diblokir, Ribuan Buruh Tuntut Perbaikan Jalan

Saeno Rabu, 20/03/2013 10:40 WIB
Kendaraan harus antre melewati kubangan lumpur di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung/Antara
Antara
Kendaraan harus antre melewati kubangan lumpur di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung

Newswire

LEBAK - Kesan dengan kondisi jalan yang tidak kunjung diperbaiki, ribuan buruh melakukan aksi pemblokiran.

Hal itu terjadi di ruas jalan Cikande-Rangkasbitung yang masih dalam kondisi rusak parah dan kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Kami berharap ruas jalan Cikande-Rangkasbitung segera diperbaiki sehingga arus lalu lintas berjalan lancar," kata Heru, salah seorang buruh saat dihubungi di Rangkasbitung, Rabu (20/3).

Ia mengatakan, selama ini perbaikan jalan Cikande-Rangkasbitung dengan pengecoran beton belum seluruhnya, sehingga sejumlah ruas jalan masih rusak parah.

Diperkirakan jalan Cikande-Rangkasbitung yang rusak dan berlubang-lubang masih sekitar tiga kilometer.

Akibat kerusakan jalan tersebut pengusaha mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Angkutan ekspedisi menolak melintasi jalan Cikande, Kopo, dan Jawilan sebab banyak pengemudi truk terperosok ke jalan yang berlubang dengan kedalaman antara 50 sampai 75 sentimeter.

Bahkan pada sebagian jalan juga terlihat kerikil bebatuan karena aspalnya mengelupas.

Selain itu, juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa pengemudi sepeda motor.

Mereka terjatuh dari atas kendaraanya saat melintasi jalan berlubang yang tertutup air.

"Kami mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan rusak parah itu," kata Heru.

Begitu pula Handoyo, seorang buruh PT Rimba Wood Arsilestari mengaku aksi blokir jalan tersebut menuntut perbaikan jalan Cikande-Rangkasbitung segera diperbaiki.

Ruas jalan tersebut menjadikan kendala bagi pengembangan usaha di daerah itu.

"Kami menerima laporan dari pengusaha mereka mengalami hingga miliaran rupiah akibat kerusakan jalan itu," kata Handoyo.

Ia dan rekan-rekan lainya akan terus melakukan pemblokiran jika belum ada tanggapan positif dari pemerintah.

"Kami tetap bertahan jika belum ada kepastian perbaikan jalan Cikande-Rangkasbitung," kata Handoyo.

Sementara itu, ratusan polisi berjaga-jaga di lokasi pemblokiran jalan Cikande - Rangkasbitung.

"Selama ini pemblokiran jalan yang dilakukan buruh dan warga relatif kondusif karena mereka hanya meminta tuntutan perbaikan saja," kata Kapolsek Kopo Ajun Komisaris Suntoro.(Antara/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR