facebook twitter rss

HARGA BAWANG TURUN, Bawang Goreng Mulai Diproduksi

Saeno Selasa, 26/03/2013 09:42 WIB
Ilustrasi-Bawang goreng/Antara
Antara
Ilustrasi-Bawang goreng

Newswire

CIREBON - Konsumen yang cukup lama kesulitan mendapatkan bawang goreng di pasaran boleh merasa lega kembali.

Pasalnya, para perajin bawang merah gorang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kini mulai berproduksi untuk memenuhi pesanan pelanggan mereka meski jumlahnya terbatas.

H. Sutarju, perajin bawang merah goreng di Kuningan, Selasa, mengatakan, kini sejumlah perajin bawang goreng Kuningan mulai berproduksi karena pesanan cukup tinggi setelah berhenti akibat mahalnya bahan baku.

Bahan baku yakni bawang merah goreng berangsur turun karena itu perajin kembali mengolah bawang goreng meski belum produksi maksimal.

Turunnya harga bawang merah dari Losari dan Brebes disambut baik oleh perajin bawang goreng Kuningan, meski biaya produski masih cukup tinggi, tetapi pelanggan terpenuhi kebutuhannya.

Menurut dia, sebelumnya produksi bawang goreng semakin sulit akibat mahalnya harga bawang merah hingga mencapai Rp60 ribu per kilogram, kini dari petani turun menjadi Rp22 ribu per kilogram.

Sementara itu Mudatsir manager Koperasi Nusantara Jaya salah satu bengkel tani bawang merah mengaku, harga bawang merah yang tidak wajar hingga tembus Rp60 ribu menyulitkan petani. Kata dia, harga normal berada pada kisaran Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram.

Harga normal terjangkau oleh konsumen, sedangkan petani bawang merah masih tetap untung sehingga minat tanam mereka tetap tinggi. Tinggal para petani berkonsentrasi untuk meningkatkan produksi bawang merah tersebut, ujar Mudatsir.(Antara/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR