facebook twitter rss

BUDIMAN SUDJATMIKO: Pilkada Jadi Latihan PDIP Jelang Pemilu 2014

Saeno Kamis, 28/03/2013 14:42 WIB
Budiman Sudjatmiko/Twitter
Twitter
Budiman Sudjatmiko

Newswire

DENPASAR - Fungsionaris PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyebutkan partainya sedang "berlatih" menghadapi pemilu 2014 melalui pilkada.

Ia menilai perhelatan pilkada di sejumlah daerah di Indonesia merupakan ajang pra kondisi untuk menyambut Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014.

"Bagi PDIP hal itu merupakan uji coba bagaimana konsolidasi partai harus berjalan sampai bawah. Bagaimana kesiapan partai dalam merespons persaingan politik dalam pilkada," tutur Budiman, Kamis (28/3).

Oleh sebab itu pelaksanaan Pilkada di tingkat kabupaten dan provinsi di seluruh Indonesia merupakan sebuah latihan yang baik bagi kader-kader PDIP.

Bagi kader yang diberi tugas maju dalam pilkada tentunya hal itu akan memberikan dorongan semangat untuk bekerja lebih baik .

Dalam Pilgub Bali, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengusung pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS). Pilgub Bali akan berlangsung pada 15 Mei 2013.

"PDIP tetap optimis bisa meraih hasil yang terbaik, mengingat performa mesin politik sangat solid," kata Budiman.

Anggota DPR-RI itu mengatakan, kini kebijakan partai adalah mengusung kader sendiri dalam pemilihan umum kepala daerah seperti halnya Pilgub Bali yang mengusung kader duet Puspayoga dan Sukrawan.

"PAS merupakan salah satu contoh di mana kita kembali kepada kader. AAN Puspayoga sebagai seorang kader yang terlibat perjuangan dalam PDIP sejak lama, ini adalah salah satu bentuk apresiasi," ujar Budiman.

Ia menambahkan, PDIP telah melakukan evaluasi ketika menomorduakan kader, padahal yang bersangkutan cukup potensial, kemudian diganti yang lain, semata-mata untuk mengejar kemenangan.

Kondisi demikian ternyata menimbulkan persoalan baru sehingga diputuskan untuk mendukung kader PDIP.

"Jadi ukurannya sekarang bukan AAN Puspayoga semata sebagai seorang kader, tetapi bagaimana mesin partai itu solid," tegas Budiman. 

Menyinggung kekalahan dalam pemilihan gubernur di Jawa Barat dan Sumatra Utara menurut Budiman PDI Perjuangan tetap meyakini jika mesin politik sudah bekerja cukup baik.

"Kalau pemilihan gubernur di Jabar, meski kalah justru kita berhasil karena di sana bukan basis pendukung kita, namun justru menyodok di urutan kedua," kata Budiman.  (Antara/sae)

Editor: Saeno

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR