facebook twitter rss

SERANGAN GENG MOTOR: AJI Nilai Polisi Gagal

Andhina Wulandari Sabtu, 06/04/2013 10:05 WIB
Ilustrasi/Thepunch
Thepunch
Ilustrasi

Newswire

MAKASSAR--Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar menilai polisi gagal dalam memberantas kekerasan yang dilakukan geng motor di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.

"Kami menilai kepolisian gagal mengatasi gejala sosial para pelaku kekerasan geng motor yang sudah meresahkan masyarakat dan kini berada pada tingkat waspada," kata pengurus AJI Nurdin Amir di Makassar, Sabtu (6/4).

Menurut dia, penyerangan geng motor terhadap jurnalis hingga melukai salah seorang di antaranya, yakni Harun,27, di Jalan Raya Veteran Selatan pada Sabtu dini hari, merupakan bukti lemahnya institusi kepolisian dalam mencegah kasus kekerasan geng motor.

"Kepolisian harus menuntaskan dan membongkar geng motor yang tindakannya semakin meresahkan warga. Kali ini jurnalis korbannya, entah siapa lagi berikutnya," ungkap mantan aktivis itu.

Dia menyebutkan, saat itu dirinya beserta rekan-rekan jurnalis televisi lainnya diserang secara mendadak saat liputan menuju lokasi tawuran warga di Jalan Dangko, Kecamatan Tamalate.

"Kami mempertanyakan kinerja Kapolda Sulselbar karena belum berperan aktif dalam memberantas kasus-kasus kekerasan baik yang menimpa jurnalis maupun warga lainnya yang dilakukan oknum geng motor," sebut jurnalis Trans 7 ini.

Sementara Sekretaris Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel Hendra Nick Arthur juga menegaskan, bahwa peran polisi adalah mengayomi dan melindungi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Termasuk suasana kondusif yang mesti dijaga. Sebaiknya polisi tegas menangkap pelaku geng motor dan tidak memberikan ruang kepada mereka supaya ada efek jera. Sebab, diketahui setelah ditangkap mereka kemudian dilepas kembali karena diduga membayar kompensasi," ungkapnya.

Kasus penyerangan oleh geng motor di Makassar masuk dalam kategori waspada. Beberapa kasus terjadi mulai penyerangan mini market, penganiyaan pengguna jalan, vandalisme hingga ke tingkat ekstrem yakni pembunuhan. (Antara/aw)

Editor: Andhina Wulandari

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR