facebook twitter rss

RUSUH NAPI KARAWANG: Lapas Sempat Diisukan Akan Diserang Dari Luar

Saeno Minggu, 07/04/2013 11:16 WIB
Ilustrasi/Antara
Antara
Ilustrasi

Newswire

KARAWANG - Buntut rusuh antarnarapidana, sepanjang Sabtu hingga Minggu dini hari Lapas Klas IIA Karawang berada dalam pengawasan pihak polisi.

Kepolisian Resor Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengamankan lokasi sekitar Lapas Sabtu (6/4) malam hingga Minggu dini hari, menyusul terjadinya bentrok antarnarapidana di lapas tersebut.

"Kami meminta bantuan ke Polres Karawang untuk melakukan pengamanan karena keributan itu melibatkan para napi lokal Karawang dengan dua anak buahnya Jhon Kei," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Karawang Edi Kurniadi, Minggu  (7/4) dini hari.

Dua narapidana anak buah John Kei yang terlibat bentrok antarnarapidana itu ialah Chandra Kei dan Dani Res. Keduanya merupakan narapidana titipan dari Rumah Tahanan Salemba, Jakarta, yang baru sebulan ditahan di Lapas Karawang.

Pengamanan yang dilakukan oleh satu peleton Dalmas Polres Karawang tersebut dilakukan karena pascabentrokan antarnarapidana di dalam lapas tersebut muncul isu akan adanya penyerangan dari rekan-rekan Chandra Kei dan Dani Res dari Jakarta.

Akan tetapi, dari pantauan Antara di lokasi, sejak Sabtu (6/4) malam hingga Minggu dini hari, suasana sekitar Lapas Karawang kondusif. Tidak terjadi penyerangan ke Lapas Karawang oleh rekan-rekan Chandra Kei dan Dani Res sebagaimana isu yang muncul.

Sementara itu, dua orang narapidana yang merupakan anak buah John Kei mengalami luka-luka akibat bentrok antarnarapidana di Lapas Klas IIA Karawang, Sabtu (6/4) sore.

Kedua narapidana itu diakui Kepala Lapas Karawang tidak mengalami luka serius sebab dalam peristiwa bentrok antarnarapidana itu tidak ada yang menggunakan senjata tajam.

"Mungkin kedua anak buahnya John Kei itu bawa nama besar dari Rutan Salemba, jadi sulit diatur dan sok jago serta ingin jadi penguasa di lapas ini sampai akhirnya diserang dan dikeroyok narapidana lainnya," kata Edi.

Dikatakannya, peristiwa bentrok terjadi ketika seluruh penghuni Lapas Karawang diinstruksikan masuk kamarnya masing-masing pada hari Sabtu (6/4) sore karena saat itu sudah menjelang malam.

Akan tetapi, kedua narapidana titipan Rutan Salemba, Chandra Kei dan Dani Res, saat itu tidak mau masuk kamar. Sampai terjadi saling ejek antarnarapidana.

"Bahkan dari informasi saat itu Chandra Kei dan Dani Res sempat menantang narapidana lainnya sehingga terjadi bentrok dan kedua orang itu dikeroyok narapidana lainnya," kata dia.

Kedua narapidana yang mengalami luka itu kemudian diamankan petugas Lapas Karawang untuk mengurai bentrok antarnarapidana di lapas tersebut.

Untuk menghindari bentrok susulan, Kepala Lapas Klas IIA Karawang memutuskan untuk memindahkan Chandra Kei dan Dani Res ke Lapas Cirebon dan Kuningan. (Antara/sae)

Editor: Saeno

KOMENTAR