facebook twitter rss

LION AIR KECELAKAAN: Lion Air Serahkan Investigasi Sepenuhnya ke KNKT

Marissa Saraswati Minggu, 14/04/2013 07:43 WIB
Lion Air  kecelakaan di Jimbaran Bali/Kabar24/Istimewa
Istimewa
Lion Air kecelakaan di Jimbaran Bali/Kabar24

Newswire

KABAR24.COM, JAKARTA—Terkait kecelakaan salah satu pesawatnya yang memiliki rute Bandung-Denpasar pada Sabtu (13/4), pihak Lion Air menyerahkan penyelidikan lebih lanjut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Penyelidikan lebih lanjut mengenai kecelakaan ini akan kami serahkan sepenuhnya kepada KNKT dan Kemenhub. Jadi, sampai sekarang kami belum mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan itu," kata Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Lion Air Jakarta Pusat pada Sabtu (13/4) sore.

Menurut Edward, penyelidikan yang dilakukan oleh KNKT dan Kemenhub tersebut akan difokuskan pada kotak hitam atau "black box" yang ada di dalam pesawat tersebut.

"Penyelidikan tersebut akan fokus pada `black box` sehingga kronologi dan penyebab pasti kecelakaan ini bisa diketahui. Kami tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk investigasi ini, namun kami yakin `black box` itu pasti masih ada dan bisa ditemukan," ujar Edward.

Untuk sementara waktu, sambung Edward, bangkai pesawat naas tersebut akan didiamkan di lokasi kecelakaan dan tidak akan dipindahkan sampai ada izin dari pihak yang melakukan investigasi.

"KNKT dan Kemenhub merupakan pihak yang berwenang dalam melakukan investigasi. Jadi, pesawat ini kami diamkan dulu di situ untuk sementara. Kalau penyelidikannya sudah selesai, baru akan kami angkat," tutur Edward.

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-904 mengalami kecelakaan ketika akan mendarat di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 15.00 WITA. Pesawat itu berangkat dari Bandung sekitar pukul 12.30 WIB.

Pesawat Boeing 737-800 NG tersebut mengangkut 101 penumpang, dengan rincian 95 penumpang dewasa, lima anak-anak dan satu bayi. Selain itu, ada pula tujuh awak pesawat, yaitu satu kapten pilot, satu co-pilot dan 5 pramugari.

Seluruh penumpang beserta awak pesawat selamat dalam kecelakaan tersebut. Pihak Lion Air menyatakan akan bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang dialami oleh penumpang dalam insiden Sabtu sore itu. (Antara/ms)

 

Editor: Marissa Saraswati

KOMENTAR