facebook twitter rss

PILGUB JAWA TENGAH 2013: Para Cagub & Cawagub ‘Ora Mudeng’

Nancy Junita Selasa, 14/05/2013 10:51 WIB
Pilgub Jateng 2013/Jibiphoto
Jibiphoto
Pilgub Jateng 2013

Insetyonoto

KABAR24.COM, SEMARANG— Tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jateng 2013 dinilai tidak mengetahui permasalahan.

Penilaian ini diungkapkan Direktur Lembaga Penelitian Pemberdayaan Indonesia (LPP) Semarang Joko J Prihatmoko.

“Para cagub-cawagub ora mudeng problem yang dihadapi masyarakat Jateng,” katanya di Semarang baru-baru ini.

Hal ini, menurut dia, terungkap dari debat cagub-cawagub yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng di Hotel Patra, Kota Semarang, Jumat (10/5) malam.

Dari debat itu, lanjut dia, terlihat program yang diawarkan pasangan nomor satu Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don), pasangan nomor dua Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo (Bissa), dan pasangan nomor tiga Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko (Gagah) tidak terukur.

“Saya bahkan menilai program HP-Don tak rasional, program Bissa tak jelas, sedang program Gagah cenderung ngawur,” tandas dosen Fisipol Universitas Wahid Hasyim (Unwas) Semarang ini.

Dia mencontohkan program kartu Jateng sejahtera dari HP-Don yang antara lain menjanjikan pelayanan kesehatan gratis tidak rasional, karena menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Demikian pula program HP-Don yang menjanjikan akan membantu setiap desa Rp50 juta, akan sulit dilaksanakan, karena dana APBD Jateng terbatas.

Sedang, incumbent atau patahana Bibit Waluyo tidak jelas, karena sekadar mengulang program Bali Ndeso Mbangun Desa sebelumnya, tak ada terobosan.

“Program kartu nelayan dan kartu petani yang ditawarkan Gagah, ngawur, karena itu menjadi kewenangan dan kebijakan bupati/walikota. Pemerintah provinsi Jateng hanya sebagai koordinator,” bebernya.

Tentang ketidakpahaman para cagub-cawagub Jateng terhadap permasalahan yang dihadapi, juga diungkapkan pengamat ekonomi dan politik, Ichsanuddin Noorsy

Tiga pasangan cagub-cawagub Jateng tersebut, menurut dia, bahkan dinilai tidak mengetahui akar masalah dan tidak memiliki basis data.

”Masing-masing pasangan cagub-cawagub tak memiliki konsep yang jelas guna mencarikan solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat Jateng,” beber dia kepada wartawan seusai menjadi panelis debat cagub-cawagub Jateng.

Lebih lanjut, Ichsanuddin menyatakan para cagub-cawagub juga dinilai tidak mengehahui kondisi APBD Jateng, sehingga program yang ditawarkan juga akan sulit direalisasikan bila nanti terpilih menjadi gubernur. (JIBI/nj)

 

Editor: Nancy Junita

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR