facebook twitter rss

BBM NAIK: Alat Deteksi Penggunaan BBM Bersubsidi Dipasang Juli

Saeno Kamis, 16/05/2013 14:34 WIB
Ilustrasi/Jibipohoto/Rahmatullah
Rahmatullah
Ilustrasi/Jibipohoto

Newswire

KABAR24.COM, JAKARTA -- Seiring kenaikan harga dan rencana pengendalian BBM bersubsidi, alat deteksi akan mulai dipasang secara bertahap.

Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan, Kamis (16/5) mengatakan alat kendali pemakaian bahan bakar minyak bersubsidi akan terpasang mulai Juli 2013.

Menurut Karen, pemasangan dilakukan hingga selesai pada Juni 2014.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menambahkan prioritas pertama pemasangan alat kendali akan dilakukan di Jakarta untuk kendaraan dinas, mengacu Peraturan Menteri ESDM No 12 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri ESDM No 1/2013.

"Dengan permen itu, bisa langsung efektif diterapkan pada sekian ribu mobil," kata Hanung.

Prioritas selanjutnya adalah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Berdasarkan jadwal Pertamina, pada Juli 2013, pemasangan alat kendali ditargetkan sudah selesai di tiga provinsi yakni Jakarta, Kaltim, dan Kalbar dengan jumlah SPBU mencapai 437 unit.

Lalu pada Agustus 2013, direncanakan terpasang di kendaraan yang berada di Kalteng, Kalsel, Kepri, Bengkulu, dan Lampung dengan 323 unit SPBU .

Pada September terpasang di 395 unit SPBU di Riau, Sumbar, Jambi, Sumsel, dan Babel dan Oktober 2013 di 409 SPBU di Aceh dan Sumut.

Selanjutnya, pada November sudah terpasang di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan 409 SPBU dan Desember 2013 terpasang di 600 SPBU yang berlokasi di Jabar kecuali Bogor dan Depok.

Pada Januari 2014, pemasangan berlanjut di Banten di luar Tangerang ditambah DIY untuk 212 SPBU, Februari di Jateng dengan 618 SPBU, dan Maret di Jatim sebanyak 836 SPBU. (JIBI/Antara/If/sae)

Editor: Saeno

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR