facebook twitter rss

SUAP IMPOR DAGING SAPI: Vitalia Sesha Bersaksi di KPK Untuk Ahmad Fathanah

Saeno Jum'at, 17/05/2013 10:49 WIB
Vitalia Sesha/media galeri @VitaliaShesya
media galeri @VitaliaShesya
Vitalia Sesha

Newswire

KABAR24.COM, JAKARTA -- Di saat Ahmad Fathanah berada di pengadilan Tipikor Jakarta, Vitalia Sesha dipanggil KPK.

Ahmad Fathanah hadir dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus suap impor daging sapi yang menempatkan dirut PT Indoguna Utama sebagai tersangka.

Jumat (17/5) pagi, Vitalia Seshya datang ke Gedung KPK memenuhi panggilan sebagai saksi kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Ahmad Fathanah.

Vitalia datang sekitar pukul 09.00 WIB ditemani pengacaranya, Rahmat Jaya. Saat tiba, ia tidak mengucapkan apapun kepada wartawan.

"Pemeriksaan tambahan berkaitan dengan barang-barang, pemberian, karakter Fathanah memang suka memberikan barang mewah, arloji Chopard misalnya, ada berliannya," kata Rahmat.

KPK pada Senin (6/5) menyita mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi B-15-VTA pemberian Fathanah kepada Vitalia. Jam tangan mewah buatan Swiss merek Chopard senilai Rp70 juta juga disita komisi antikorupsi itu.

Selain kepada Vitalia Sesha, Fathanah juga diketahui memberikan uang Rp20 juta dan 1.800 dolar AS kepada artis Ayu Azhari, uang tersebut sudah dikembalikan Ayu pada Jumat (3/5).

Artis dangdut Tri Kurnia Puspita juga diketahui telah mengembalikan mobil Honda Freed B-881-LAA, gelang merek Hermes dan jam tangan Rolex.

Istri Fathanah, Sefti Sanustika mengaku masih mencari tahu hubungan suaminya dengan perempuan-perempuan tersebut.

Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan menyatakan bahwa Fathanah diketahui memberikan uang berkisar Rp40 juta hingga Rp1 miliar kepada 20 orang perempuan, namun belum diketahui siapa perempuan-perempuan lain itu.

Sebelumnya KPK sudah menyita empat mobil mewah milik Fathanah pada 6 Maret yaitu Toyota FJ Cruiser hitam bernomor polisi B-1330-SZZ dan Alphard putih bernomor polisi B-53-FTI yang dibeli di dealer Pondok Indah, Land Cruiser Prado hitam bernomor B-1739 yang dibeli dari dealer Wiliam Mobil di Pondok Indah, serta satu Mercedes Benz.

Fathanah bersama mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq disangkakan melakukan pencucian uang dengan sangkaan melanggar pasal 3 atau pasal 4 atau pasal 5 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Tindak pidana asal yang disangkakan kepada mereka adalah suap penambahan kuota impor daging sapi yang berasal dari PT Indoguna Utama. (Antara/sae)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR