facebook twitter rss

PKS VS PEMERINTAH: Ini Saran Sultan HB X Soal Posisi PKS di Koalisi

Saeno Senin, 03/06/2013 20:56 WIB
Ilustrasi/Jibiphoto
Jibiphoto
Ilustrasi

Newswire

PKS VS PEMERINTAH: Ini Saran Sultan HB X Soal Posisi PKS di Koalisi

KABAR24.COM, JAKARTA -- Partai Keadilan Sosial mendapat petuah penting dari Sri Sultan Hamengku Buwono terkait posisinya dalam koalisi dengan pemerintah.

Sri Sultan Hamengkubowono X meminta PKS menimbang dengan baik opsi untuk keluar dari koalisi pemerintahan SBY.

"Sebaiknya ditimbang dulu untung-ruginya, bukan hanya untuk PKS, tapi juga untuk masyarakat banyak," kata Sri Sultan dalam keterangan tertulisnya yang dikirim tim media PKS di Jakarta, Senin (3/6).

Pernyataan Sri Sultan itu disampaikan saat rombongan DPP PKS yang dipimpin Presiden PKS Anis Matta berkunjung ke kediaman Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Kilen Kompleks Kraton Yogyakarta, Minggu (2/6).

Anis Matta mengatakan agenda ini merupakan rangkaian silaturrahim yang sebelumnya telah mengunjungi beberapa media dan tokoh masyarakat.

Dalam rombongan turut serta Wasekjen PKS Fahri Hamzah, Ketua Komisi 1 DPR RI Mahfudz Siddiq, Ketua DPW PKS DIY Sukamta, dan beberapa pejabat teras DPP PKS lainnya seperti Jazuli Juwaini, Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Ahmad Sumiyanto.

Dalam kunjungan itu juga dibahas beberapa permasalahan bangsa, terutama tentang UU Keistimewaan DIY.

Sultan HB X yang dalam kesempatan itu mengatakan DIY memang seharusnya mendapat hak keistimewaannya.

Hal ini menurut Sri Sultan didasari oleh sejarah, kebudayaan, sekaligus implementasi otonomi daerah di DIY.

"Unsur kekhasan harus ditonjolkan, bukan malah aspek politik yang dikedepankan", ujar Sultan.

Anis Matta menilai sudah selayaknya DIY mendapatkan hak-hak keistimewaanya di Indonesia. Hal itu menurut Anis karena akar sejarah DIY memang istimewa, dan pastinya Indonesia mendukung. (Antara/sae)

Editor: Saeno

KOMENTAR