facebook twitter rss

IBADAH HAJI 2013

Kasihan, Calon Haji Berusia 75 Tahun Ke Atas Tak Jadi Berangkat

Newswire Jum'at, 28/06/2013 10:07 WIB
Ilustrasi-Calon haji melakukan simulasi /Antara-Rahmad
Antara/Rahmad
Ilustrasi-Calon haji melakukan simulasi

KABAR24.COM, PEKALONGAN--Dampak pengurangan kuota haji terkait renovasi di Mekkah membuat banyak calon haji berusia lanjut harus batal berangkat ke tanah suci.

Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menunda pemberangkatan calon haji yang sudah berumur 75 tahun atau lebih meski mereka telah membayar biaya penyelenggaraan ibadah haji, BPIH.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Pekalongan Fauzan Asyari di Pekalongan, Jumat (28/6), mengatakan bahwa penundaan calhaj berumur 75 tahun atau lebih itu mengacu Peraturan Menteri Agama Nomor 62 Tahun 2013 terkait dengan pemangkasan jumlah kuota calhaj yang melunasi BPIH.

"Penundaan calhaj berumur 75 tahun ini dengan mempertimbangkan mereka memiliki keterbatasan kemampuan fisik dan atau memiliki nomor urut posisi terakhir hingga memenuhi pengurangan kuota yang ditentukan provinsi dan kabupaten/kota," katanya.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya jumlah kuota calhaj 2013 sebanyak 759 orang, tetapi hingga penentuan pembatasan waktu akhir pembayaran BPIH, ada 41 orang belum lunas sehingga tersisa 722 orang.

"Sebanyak 722 orang nantinya akan ada pemangkasan 20 persen mengikuti kuota calhaj Provinsi Jateng dan dilakukan pengurangan secara proporsional sesuai dengan kriteria yang telah tercantum pada Peraturan Menteri Agama itu," kata Fauzan.

Menurut dia, hingga kini, Kemenag belum menetapkan siapa saja calon haji yang tertunda pemberangkatan ke Tanah Suci karena hal itu masih dalam proses verifikasi.

"Kami masih melakukan verifikasi data sehingga belum ada penetapan siapa saja calhaj yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini," katanya.

Fauzan mengatakan bahwa Kemenag akan memastikan pemberangkatan calhaj yang tertunda setelah ada keputusan jelas karena pemangkasan kuota haji Indonesia merupakan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.

"Kami berharap calhaj yang tertunda pemberangkatannya dapat bersabar dan memahaminya. Kami nantinya juga akan memprioritaskan para calhaj yang tertunda untuk diberangkatkan pada tahun selanjutnya," turut Fauzan. (Antara)

Editor: Saeno

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR