facebook twitter rss

AWAL PUASA 2013

Yang Berhak Menetapkan Pemerintah

Newswire Senin, 08/07/2013 09:24 WIB
Awal puasa 2013 sebaiknya ditetapkan pemerintah/Antara
Antara
Awal puasa 2013 sebaiknya ditetapkan pemerintah

KABAR24.COM, KUDUS--Mustasyar PBNU M.Sya’roni Ahmadi mengatakan mengawali puasa Romadhan masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman pemerintah. Sebab, pemerintah satu-satunya yang memiliki kewenangan menetapkan awal dan akhir Ramadan melalui sidang Itsbat.

“Tidak ada yang berhak menetapkan awal puasa kecuali pemerintah, karena pemerintah yang mempunyai kewenangan. Organisasi seperti NU sendiri tidak boleh menetapkan awal maupun akhir Ramadan,” ujar Sya’roni pada pengajian umum Haul Masyayih dan Tahlil Umum menyongsong bulan Ramadan di Masjid Asy-Syarief Desa Padurenan Gebog Kudus, Jawa Tengah, Minggu (7/6) siang.

Sya’roni menyatakan dalam menentukan awal Ramadan, pemerintah sudah sangat hati-hati dan tepat dalam menetapkan awal puasa yakni melalui rukyatul hilal (melihat hilal) dan sidang Itsbat sebagaimana yang tuntunan Nabi Muhammad.

“Nabi Muhammad mengajarkan berpuasalah dengan melakukan rukyatul  hilal (melihat bulan). Bila tidak melihat (bulan) maka sempurnakanlah berpuasa,” tandasnya seraya mengutip sebuah hadits Nabi.

Setiap menentukan awal atau akhir Ramadan, ulama kharismatik Kudus ini menilai pemerintah sudah melakukan proses yang benar. Pemerintah melalui Kementerian Agama selalu terlebih dahulu membentuk tim rukyatul hilal setiap tanggal 29 Sya’ban, lalu hasilnya dimusyawarahkan dalam sidang Itsbat.

“Apa yang dilakukan pemerintah ini sudah sesuai ajaran kanjeng Nabi Muhammad yang selalu mengawali dan mengakhiri puasa dengan rukyatul hilal,” imbuh kiai yang akrab disapa Mbah Sya’roni.

Di akhir taushiyahnya, Mbah Sya’roni menegaskan umat Islam tidak perlu ramai menyikapi awal Ramadan dan awal hari raya, “Tunggu dan ikuti pengumuman pemerintah supaya kita (umat Islam, red. ) tidak geger,” tandasnya di depan ratusan jamaah yang hadir.

Sebelum tausiyah KH Sya’roni, pengajian ini diawali dengan pembacaan tahlil kirim arwah dan  khotmil qur’an bin-nadhor. Acara ini dihadiri tokoh ulama dan kiai desa setempat di antaranya KH Ahmad Asnawi, KH Fatkhurr Rahman, KH Syai’un dan ratusan masyarakat Desa Padurenan. (nu.or.id)

Editor: Eries Adlin

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR