facebook twitter rss

TABRAKAN MAUT JAGORAWI

Ahmad Dhani Siap Biayai Anak Korban Hingga S3

Selasa, 10/09/2013 10:31 WIB
Ahmad Dhani (kiri), Ahmad Al Ghazali atau Al (kanan) dan El Jalaludin Rumi (El) (tengah) Senin (9/9) berada di Koja, Jakarta Utara, mengunjungi rumah Komarudin, salah satu korban tewas tabrakan maut Jagorawi. /Antara-Muhammad Adimaja
Antara/Muhammad Adimaja
Ahmad Dhani (kiri), Ahmad Al Ghazali atau Al (kanan) dan El Jalaludin Rumi (El) (tengah) Senin (9/9) berada di Koja, Jakarta Utara, mengunjungi rumah Komarudin, salah satu korban tewas tabrakan maut Jagorawi.

Kabar24.com, JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani memperlihatkan sosoknya sebagai ayah yang ingin bertanggungjawab atas kesalahan yang diperbuat anaknya, Dul alias AQJ.

Musisi Ahmad Dhani selaku ayah dari tersangka pelaku tabrakan maut di tol Jagorawi AQJ menyatakan bersedia menanggung biaya pendidikan anak para korban hingga ke jenjang master, S2, atau doktor, S3.

“Tanggung jawab pendidikan kepada anak para korban merupakan komitmen saya sebagai orang tua (AQJ). Sekolah mereka saya biayai sampai S2 bahkan S3. Jadi tanggung jawab saya bukan cuma pada 2013 tapi belasan tahun ke depan,” ujar Ahmad Dhani saat menjenguk para korban terluka yang masih dirawat di RS Melia Cibubur, Senin (9/9) malam sebagaimana disiarkan berbagai media elektronik Selasa ini.

Tabrakan maut yang terjadi di tol Jagorawi pada Minggu (8/9) dinihari mengakibatkan 6 orang tewas. Mereka adalah Agus Kumara, Agus Wahyudi, Rikiaditia Santoso, Agus Surahman, Qomar dan Nurmansyah.

Adapun korban luka-luka sembilan orang yakni Wahyudi, Nugro B, Abdulkodir M, Jauheri, Boby, Pardomuan S, Pujo Widodo, Ahmad Abdul Kodir Jaelani dan Noval Samodra.

Polda Metro Jaya kemarin telah menetapkan status tersangka terhadap AQJ dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

"AQJ berstatus tersangka dengan tuduhan Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto.

Menurutnya, AQJ diduga lalai mengendarai kendaraan sehingga menyebabkan banyak korban luka berat dan meninggal dunia.

Meski AQJ ditetapkan tersangka, polisi menerapkan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, KPAI.

Dhani berharap komitmennya menanggung biaya pendidikan anak para korban dapat dijadikan pertimbangan untuk peringan hukuman terhadap putra bungsunya.

“Orang tua mana yang ingin anaknya celaka, pasti tidak ada! Oleh karena itu kita selesaikan terlebih dahulu urusan kemanusiaan dengan para korban seperti masalah tanggung jawab pendidikan anak-anak mereka. Semoga ini menjadi pertimbangan (penyelesaian hukum), ” tandas Ahmad Dhani. (JIBI/Bisnis.com)

Editor: Saeno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.

KOMENTAR