facebook twitter rss

PELANTIKAN GUBERNUR RIAU Terganjal. Penyebabnya ada di MK

Newswire Senin, 06/01/2014 14:50 WIB
Anas Maamun dan Asyadjuliandi Rachman/Facebook
Facebook
Anas Maamun dan Asyadjuliandi Rachman

Kabar24.com, PEKANBARU – Pasangan Annas Maamum dan Arsyadjuliandi Rachman harus bersabar untuk menempati kursi gurbernur dan wagub Riau.

Ketua Bawaslu Riau Eddy Syarifuddin menyatakan bahwa pelantikan gubernur dan wagub Riau tidak bisa dipercepat karena harus menunggu sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi.

"Ya kita harus menuruti prosedur hukum di Mahkamah Konstitusi yang telah dijadwalkan besok, di mana KPU Riau digugat oleh pasangan yang kalah yakni Herman Abdullah-Agus Widayat," kata Eddy Syarifuddin di Pekanbaru, Senin (6/1/2014).

Eddy mengemukakan hal ini menaggapi demonstrasi yang dilakukan sejumlah paguyuban ke KPU Riau menuntut pelantikan gubernur dipercepat.

Annas Maamum-Arsyadjuliandi Rachman adalah pemenang Pilgub Riau putaran kedua.

Beberapa paguyuban yang berdemo di antaranya dari dari paguyuban perkumpulan Banjar, Sulawesi Selatan, Sunda, Jabar, Banten, Jawa, Batak, Nias, dan Sungai Geringging Pariaman.

Dalam demonstrasi tersebut paguyuban menyatakan sikapnya mendukung hasil Pilgub Riau putaran pertama dan putaran kedua.

Hal ini disampaikan karena pilgub Riau telah berjalan lancar dan aman, serta hasilnya cukup jelas karena selisih suara yang besar.

"Kami mendukung sepenuhnya hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur periode 2013-2018 putaran pertama dan putaran kedua yang dilaksanakan pada 4 September dan 27 November 2013," kata Indrawansyah Sarkowi, Ketua Dewan Pengurus Pusat IKatan Keluarga Banjar di Riau.

Pernyataan sikap tersebut juga disampaikan ke KPU Riau, Polda Riau, Gubernur Riau, dan DPRD Riau.

Sementara itu, Ketua dan anggota Komisioner KPU Riau saat demonstrasi tidak bisa menemui demonstran.

Saat aksi unjuk rasa, empat komisioner KPU sedang mengikuti tes psikologi calon anggota KPU Riau periode mendatang. Satu lainnya memiliki masalah kesehatan.

Akibatnya, demonstran hanya ditemui Pegawai Sekretariat KPU Riau. (Antara)

BACA JUGA:

GUNUNG SINABUNG Erupsi 115 Kali, Ini Akibatnya

Bayi Ternyata Bisa Bedakan Bahasa

Editor: Saeno

KOMENTAR