facebook twitter rss

GUNUNG KELUD ERUPSI: Ini Foto Sebelum Meletus

Eries Adlin Jum'at, 14/02/2014 00:31 WIB
Gunung Kelud erupsi pada Kamis malam 13 Februari. Gunung Kelud meletus dengan memuntahkan kerikil dan pasir sampai jarak 30 km/@andangyazid Twitter
@andangyazid Twitter
Gunung Kelud erupsi pada Kamis malam 13 Februari. Gunung Kelud meletus dengan memuntahkan kerikil dan pasir sampai jarak 30 km

Kabar24.com, JAKARTA – Akibat Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur erupsi terjadi hujan pasir dan kerikil. Gunung Kelud mulai meletus pada pukul 22.50 seperti dikicaukan beberapa pengguna Twitter. Selain itu, Andang Yazidulfalach lewat akun Twitter ‏@andangyazid juga mengunggah foto Gunung Kelud sebelum meletus.

Laporan dari Metro TV yang mewawancarai pejabat militer di sekitar Gunung Kelud juga menyebutkan hujan pasir dan kerikil.

Gunung Kelud mengalami erupsi sejak pukul 22.50. Menurut kabar yang beredar di media sosial Twitter seperti dikicaukan oleh @infobatu, Gunung Kelud meletus paling tidak sudah terjadi 4 kali.

Beberapa kicauan akun Twitter yang di-retweet oleh @infobatu antara lain milik Wakil Ketua DPR Pramono Anung, @pramonoanung.

Berikut beberapa kicauan dan retweet yang dilansir @infobatu:

@PuspitaFM  #JMR 23.38 Letusan besar gunung kelud ke 7 pada 23.29 WIB | via @ryannieputri #PrayForKelud

‏@PuspitaFM  #JMR 23.36 Kawasan Pujon sementara ini mendung gelap, tetapi belum ada tanda-tanda hujan abu | via Brigadir Huda Polsek Pujon #PrayForKelud

‏@PuspitaFM  #JMR 11.33 Imbas gunung kelud kawasan Ngantang terkena imbas hujan debu dan kerikil | via Polsek Ngantang #PrayForKelud

‏@ARF14N17: Kilatan lava pijar terliat sampai kota Batu. @infobatu

‏@nite_kydd: @infobatu udah meletus, di sebagian ngantang sebelah selatan sudah mulai ujan debu

@infobatu: Gemuruh terdengar dan kilat-kilat terlihat di langit barat Kota Batu

‏@infogunung: Gemuruh letusan kelud terdengar hingga, landungsari malang. #keludkini

‏@pramonoanung: Gn Kelud sampai saat ini sdh meletus 4 kali dan letusan yg ke-2 yg terkuat #DoaKelud

‏@PuspitaFM: #JMR 23.18 Gunung Kelud Meletus pukul 22.50 WIB, Kamis (13/2/2014) | via Khoirul Huda-Kepala Pos Pemantauan Kelud Kediri

‏@infobatu: Mari berdoa untuk saudar2 kita di sekitar gunung kelud, semoga letusannya tidak menimbulkan korban jiwa cc:@infoKEDIRI

Sebelumnya, status Gunung Kelud yang berada di Kabupaten Kediri,  Blitar, dan Malang ditetapkan menjadi waspada dari normal sejak 2 Februari 2014.

Berikut ini potensi bahaya dan daerah rawan bahaya letusan Gunung Kelud seperti dilansir Badan Geologi Kementerian ESDM di www.vsi.esdm.go.id: 

POTENSI BAHAYA

Daerah yang berpotensi terlanda bahaya letusan G. Kelud terdiri dari 3 (tiga) kawasan, yaitu:

  • Kawasan Rawan Bencana III (KRB III) merupakan kawasan yang selalu terancam awan panas, gas racun, lahar letusansan, aliran lava, dan kawasan yang sangat berpotensi tertimpa lontaran batu (pijar) dan hujan abu lebat dalam radius 2 km dari pusat erupsi.
  • Kawasan Rawan Bencana II (KRB II) merupakan kawasan yang berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, dan lahar letusan, serta kawasan yang berpotensi tertimpa lahar hujan dan hujan abu lebat dalam radius 5 km dari pusat erupsi.
  • Kawasan Rawan Bencana I (KRB I) merupakan kawasan yang berpotensi terlanda lahar hujan, serta kawasan yang berpotensi tertimpa lahar letusan dalam radius 10 km dari pusat erupsi.

KESIMPULAN:

  • Aktivitas kegempaan vulkanik menunjukkan peningkatan dan didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Gempa Vulkanik Dalam (VA).
  • Data suhu air panas di Kawah G. Kelud menunjukkan peningkatan.
  • Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya G. Kelud maka terhitung tanggal 2 Februari 2014 pukul 14:00 WIB status kegiatan G. Kelud dinaikan dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II).
  • Jika terjadi penurunan aktivitas vulkanik G. Kelud, maka tingkat kegiatannya dapat diturunkan sesuai dengan tingkat kegiatan dan ancamannya. Apabila aktivitasnya terus meningkat, maka daerah yang terdampak dapat diperluas sesuai ancamannya. (Twitter/Kabar24.com)

Editor: Eries Adlin

KOMENTAR