facebook twitter rss

KEJADIAN HEBOH TAHUN 2012: Gorila Setengah Manusia Berhubungan Seks dengan Manusia

Nancy Junita Jum'at, 04/01/2013 11:53 WIB
Bigfoot/animal.discocery.com
animal.discocery.com
Bigfoot

Ayu Prawitasari

Berbagai kejadian hingga ramalan aneh tercipta di sepanjang 2012.

Dilansir ationalgeographic.co.id pekan lalu, berikut kisah yang mampu membuat geger masyarakat namun belakangan ternyata tak terbukti alias fiktif.

 Bigfoot Terbukti Melalui Tes DNA

Sebuah perusahaan bernama DNA Diagnostics merinci penelitian dari seorang dokter hewan di Texas, AS yang menegaskan bahwa tim ilmuwan mengonfirmasi adanya spesies baru hominin hybrid. Spesies inilah yang sering disebut Bigfoot atau Sasquatch. Sebenarnya apa yang disebut Bigfoot?

Menurut mitos, Bigfoot adalah makhluk misterius menyerupai kera yang dipercaya menghuni hutan terutama di Timur Laut Amerika Utara. Dia adalah makhluk setengah manusia yang pernah melakukan hubungan seks dengan manusia perempuan pada 15.000 tahun yang lalu.

Selanjutnya seperti dikutip dari Wikipedia.org ahli menduga Bigfoot adalah gorila setengah manusia. Spesies ini memiliki tinggi dua hingga empat meter dan berjalan tegak dengan kedua kakinya. Bulunya tipis berwarna abu-abu dengan kepala hitam kemerah-merahan. Jari kakinya berjumlah lima, sama dengan manusia dan kera. Bobotnya mencapai 230 kilogram.

Bukti mengenai Bigfoot ini telah dianalisa dan diteliti selama lima tahun. Namun, selama cerita Bigfoot belum diterbitkan dalam jurnal ilmiah maka cerita mengenai Bigfoot masih diangggap fiktif.

UFO menginvasi Denver

Sebuah video menangkap sebuah benda gelap misterius yang bergerak dengan sangat cepat di atas langit Denver, Colorado, AS. Peristiwa ini sempat menggemparkan seantero negeri sebab bbanyak yang mengklaim objek tersebut adalah piring terbang atau Unidentified Flying Objects (UFO).

Denver bukanlah satu-satunya kota yang diduga dilewati UFO. Warga di San Francisco dan Brooklyn melihat lampu menyala atau semacam benda bercahaya yang melayang di atas langit kota mereka.”Itu terlihat seperti balon yang membawa lampu,” kata Asisten Direktur Planetarium Morrison di California Academy of Science, Bing Quock. Nah karena hingga kini belum ada bukti ilmiah mengenai ojek tersebut peristiwa Denver dikategorikan sebagai peristiwa fiktif. (JIBI/nj)

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR