facebook twitter rss

PILGUB JATENG 2013: Akankah Rustriningsih Jadi Duri Dalam Daging?

Saeno Rabu, 06/03/2013 20:02 WIB
Rustriningsih/rustriningsih.info
rustriningsih.info
Rustriningsih

Saeno M Abdi

GAGALNYA Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih menjadi calon gubernur Jateng pada Pilgub 2013 selain mengagetkan banyak pihak juga mengkhawatirkan bagi kandidat yang dipilih PDI Perjuangan.

Banyak hal yang menjadi alasan mengapa kegagalan Rustriningsih dinilai mengejutkan.

Salah satunya, dari aspek popularitas, Rustri atau Mbak Rusti--begitu Ganjar Pranowo menyapa--menyemai kedekatan dengan publik sejak dirinya menjadi Bupati Kebumen.

Di wilayah yang masuk dalam gugus eks-karesidenan Banyumas itu, Rustriningsih dikenal dengan berbagai terobosannya dalam "memasang kuping" untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari rakyat.

Modal popularitas itu pula yang membuat PDIP memasangkan Rustri dengan Bibit Waluyo pada 2008.

Dengan kata lain, Rustri memiliki akar yang kuat untuk sebagian besar wilayah eks-karesidenan Banyumas.

Wilayah ini meliputi wilayah Banyumasan Utara yang terdiri dari Brebes, Tegal dan Pemalang, serta wilayah Banyumasan Selatan yang mencakup Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas.

Di wilayah yang dikenal berbahasa "ngapak" atau disebut juga sebagai daerah "berbudaya Penginyongan" inilah basis Rustri tertancap dengan kuat.

Sementara, Ganjar Pranowo meski populer di DPP PDI Perjuangan, dan kerap tampil dalam berbagai kesempatan di televisi, hanyalah "orang Karanganyar" sebuah kota kecamatan di wilayah Kebumen, tempat di mana Rustri pernah menjadi Bupati.

Namun, jika melihat "pergaulan politik" Rustriningsih sebelum ini, bisa jadi alasan untuk tidak merekomendasikan sosok yang digelari sebagai Srikandi Masa Kini itu didasari pertimbangan sangat ideologis.

Pasalnya, Rustri sempat dekat dengan Surya Paloh dan Nasional Demokrat, saat organisasi ini masih berupa ormas dan belum punya parpol.

Kini, langkah Ganjar untuk merangkul Rustri menjadi penting. Jika Rustri bisa "diikat" untuk tetap dalam idealisme PDIP, dan melupakan rasa sakit hati karena tak dipilih DPP PDIP, ia bersama pendukungnya akan menjadi kumpulan suara yang lebih dari sekadar signifikan.

Tapi, bila Ganjar gagal, maka PDIP harus bersiap-siap menyaksikan Rustri menjadi duri dalam daging atau kerikil di ujung sepatu.

Selebihnya, PDIP dan Megawati tentu punya pekerjaan rumah yang tidak kecil. (Kabar24/sae)

Editor: Saeno

KOMENTAR