facebook twitter rss

INDONESIA TERBUKA 2013

Ganda Terbaik Indonesia Kandas

Newswire Rabu, 12/06/2013 17:44 WIB
Pemain ganda putra Indonesia Angga Pratama (kiri) dan Rian Agung Saputro/Antara
Antara
Pemain ganda putra Indonesia Angga Pratama (kiri) dan Rian Agung Saputro

KABAR24.COM, JAKARTA -- Ganda putra terbaik Indonesia Angga Pratama-Rian Agung Saputro menyatakan permohonan maaf atas kekalahan mereka pada putaran pertama Djarum Indonesia Terbuka 2013, yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (12/6).

"Saya dan Angga minta maaf karena hari ini kami kalah," kata Rian usai bertanding.

Juara Australia Terbuka 2013 dan Selandia Terbuka 2013 langsung tersingkir secara mengenaskan setelah menyerah pada pasangan Taiwan Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin langsung dua game 17-21 16-21.

Angga-Rian sebagai ranking delapan dunia tampil jauh dari performa terbaik mereka. Keduanya kerap melakukan kesalahan sendiri seperti pukulan yang menabrak net atau melampaui garis lapangan, berkali-kali. Bahkan beberapa kali mereka gagal melakukan servis.

Persoalan angin yang tidak bersahabat diakui keduanya menjadi salah satu hambatan padahal mereka bermain dengan pola yang seperti biasa.

"Tetapi kami kurang bisa menguasai keadaan, anginnya berpengaruh sangat besar pada permainan kami. Kami kurang berkembang sementara mereka lebih siap," jelas Rian.

Angga-Rian mengaku langkah keduanya tertekan dan akhirnya tidak bisa bermain lepas padahal mereka sudah mencoba berbagai pola permainan untuk menghadapi lawan mereka. Namun, saat lawan mereka terus menyerang, Angga-Rian justru menjadi mati sendiri.

"Mereka lebih bagus, kami mau keluar dari tekanan tetapi sulit. Kami diserang terus, mau berkembang susah banget padahal sudah ganti-ganti pola permainan. Tadi kualitas mereka lebih baik dari kita," tambahnya.

Pada game kedua, Angga-Rian membuka permainan dengan baik. Mereka bahkan terus memimpin hingga 5-0. Akan tetapi, Angga-Rian tidak menguasai kondisi lapangan yang arah anginnya kurang menguntungkan mereka. Akhirnya mereka pun terkejar dan kembali menyerah.

Angga mengakui mereka justru semakin tertekan dan akhirnya malah sering melakukan kesalahan sendiri.

"Mereka malah bermain lebih save, kami mau membalikkan keadaan sudah tidak bisa," kata Angga.

Sementara itu, lawan mereka Lee Sheng Mu-Tsai Chia Hsin mengaku kunci kemenangan mereka adalah bermain santai tanpa ada beban.

"Lebih santai saja, kami tidak ada beban mainnya. Beda sama mereka yang bermain di kandang sendiri," ujar Lee Sheng Mu.

Ia menambahkan penampilan Angga-Rian sebenarnya bagus tetapi pengalaman mereka menurutnya kurang. "Mungkin karena mereka masih muda," tambahnya. (Antara/ad)

Editor: Andhika Anggoro

KOMENTAR