facebook twitter rss

KEJUARAAN DUNIA BULUTANGKIS 2013

Langkah Hendra & Ahsan Menuju Juara Dunia

Newswire Senin, 12/08/2013 06:23 WIB
Pasangan Hendra Setiawan dan M. Ahsan /badmintonindonesia.org
badmintonindonesia.org
Pasangan Hendra Setiawan dan M. Ahsan

Kabar24.com, JAKARTA – Langkah pasangan Hendra Setiawan dan M. Ahsan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 di Guangzhou, China, sebenarnya sudah terlihat sejak di semifinal ketika mereka melibas wakil tuan rumah, Cai Yun/Fu Haifeng yang juga juara Olimpiade 2012 dengan skor 21-19, 21-17, Sabtu (10/8). 

Dalam rekor pertemuan kedua pasangan itu yang kelima, Ahsan/Hendra juga memupuskan pasangan peringkat 11 dunia itu untuk menjadi juara dunia ganda putra kelima kalinya.

"Kami sangat senang bisa lolos ke final kejuaraan bergengsi seperti World Championships. Setelah ini kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya dan menyusun strategi permainan," kata Hendra.

Sejak awal game pertama, perolehan poin sangat ketat, keduanya terus saling berkejaran. Cai/Fu menutup interval game pertama dengan skor 11-7. Terus tertinggal dan banyak melakukan kesalahan sendiri, Ahsan/Hendra selalu berada di bawah tekanan.

Saat menyamakan kedudukan 17-17, Ahsan/Hendra membalikkan keadaan dan balik menekan. Keduanya pun sukses mengamankan game pertama.

Menang di game pertama cukup membawa pengaruh positif bagi penampilan Ahsan/Hendra di gamekedua. Meski sempat ketinggalan 3-6, Ahsan/Hendra mampu menyalip skor Cai/Fu menjadi 18-11 hingga akhirnya memastikan tiket final.

"Kami sempat grogi di game pertama, mainnya tidak lepas, makanya banyak membuat kesalahan sendiri. Cai/Fu memang prestasinya sudah menurun, tetapi mereka masih tergolong pasangan yang kuat. Di awal-awal mereka tidak gampang mati," jelas Ahsan.

Pada laga final, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan mengalahkan unggulan ketiga asal Denmark Mathias Boe-Carsten Mogensen dua set langsung, 21-13, 23-21.

Pada pertandingan yang digelar di Guangzhou, China, pasangan unggulan keenam itu hanya membutuhkan waktu 33 menit untuk menundukkan lawannya sekaligus memastikan gelar juara.

Kemenangan tersebut mengikuti kesuksesan ganda campuran Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang sudah terlebih dulu meraih gelar juara dunia dengan mengalahkan pasangan China Xu Chen-Ma Jin 21-13, 16-21, 22-20 yang diselesaikan dalam waktu 74 menit.

Gelar juara dunia ini merupakan yang kedua bagi Hendra  setelah sebelumnya meraih gelar yang sama pada 2007 bersama Markis Kido, sedangkan bagi Ahsan adalah yang pertama.

Hendra/Ahsan yang baru dipasangkan mulai Agustus 2012, memimpin sejak awal pertandingan dan tak pernah terkejar hingga memenangi game pertama 21-13 hanya dalam waktu 11 menit.

Pada game kedua, permainan berlangsung lebih ketat ketika kedua pasang pemain saling menyamakan kedudukan mulai skor 7-7 hingga 17-17. 

Pasangan Denmark sempat memimpin 20-18 dan berpeluang memaksakan digelarnya game ketiga. Namun tiga angka beruntun dari pasangan Indonesia membalikkan kedudukan sehingga Hendra-Ahsan memimpin 21-20.

Terakhir, pengembalian bola dari pasangan Denmark yang menyangkut di net memastikan kemenangan ganda Indonesia dengan merebut dua angka beruntun. (badmintonindonesia.org) 

Editor: Eries Adlin

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

KOMENTAR